Gubernur Jawa Barat Luncurkan Program Operasi Jabar Manunggal Untuk Mengatasi Gangguan Ormas Yang Mengganggu Iklim Investasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah meluncurkan program Operasi Jabar Manunggal untuk mengatasi gangguan yang ditimbulkan oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) terhadap iklim investasi di wilayahnya.

Program ini bertujuan melindungi pengusaha dari praktik pungutan liar dan intervensi ormas dalam proses bisnis, seperti pembebasan lahan, rekrutmen tenaga kerja, dan pengelolaan limbah.

Dedi Mulyadi berharap melalui Operasi Jabar Manunggal, Jawa Barat dapat menciptakan lingkungan investasi yang lebih kondusif dan aman, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp19 triliun menjadi Rp21 triliun pada tahun 2025.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Gandeng Organisasi Masyarakat dalam Upaya Penguatan Pendidikan Karakter*

Tujuan Operasi Jabar Manunggal yang diluncurkan oleh Dedi Mulyadi diantaranya adalah:

  1. Menertibkan organisasi masyarakat (ormas) yang bermasalah, terutama yang melakukan tindakan melawan hukum, seperti pungutan liar, pemerasan, atau intervensi dalam bisnis lokal di Jawa Barat.
  2. Meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Barat dengan memberantas tindakan ormas yang mengganggu proses bisnis, termasuk dalam hal pembebasan lahan, rekrutmen tenaga kerja, dan pengelolaan limbah.
  3. Melindungi iklim investasi agar tetap kondusif, dengan menciptakan lingkungan yang aman bagi para pengusaha, sehingga tidak ada intimidasi dari ormas yang dapat menghambat kegiatan usaha.
  4. Mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui iklim bisnis yang sehat dan berkelanjutan, sehingga ekonomi Jawa Barat dapat tumbuh lebih pesat tanpa gangguan dari ormas yang bermasalah.
Baca Juga :  Agenda World Water Forum ke-10 Hari Kelima, Hadirkan Proses Politik untuk Otoritas Wilayah Sungai

Secara keseluruhan, program ini bertujuan untuk memastikan bahwa investasi di Jawa Barat berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang merugikan dunia usaha, serta menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Berita Terbaru