Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, 8,9 Juta Warga Jabar Bergerak ke Kampung Halaman

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada H-3 Idulfitri atau Rabu, 18 Maret 2026. Pada waktu tersebut diprediksi sekitar 8,9 juta warga Jawa Barat melakukan perjalanan mudik.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan mayoritas pemudik diperkirakan memilih berangkat setelah sahur hingga menjelang siang hari.

“Sebagian besar pemudik diperkirakan berangkat setelah sahur, yakni pada pukul 04.00 hingga 10.00,” ujar Dhani, Senin (9/3/2026).

Pada rentang waktu tersebut, jumlah pemudik diperkirakan mencapai 21,68 juta jiwa yang bergerak secara bersamaan di berbagai jalur transportasi.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk bijak memilih waktu keberangkatan agar tidak terjebak kemacetan panjang saat arus mudik.

Dishub Jabar memperkirakan kepadatan kendaraan relatif lebih rendah pada pukul 00.00–04.00 dan 11.00–23.00, sehingga waktu tersebut dapat menjadi alternatif bagi pemudik yang ingin menghindari puncak kepadatan lalu lintas.

Puncak Arus Balik Dua Gelombang

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada H+2 Idulfitri atau Selasa (24/3/2026) dan H+6 Idulfitri atau Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga :  Keren! Laboratorium Kewirausahaan Pemuda Pertama di Indonesia Hadir di Kota Bandung.

Jumlah pemudik yang kembali ke daerah asal pada H+2 diperkirakan mencapai 4,12 juta jiwa, sedangkan pada H+6 sekitar 3,9 juta jiwa.

“Waktu kepulangan pemudik diperkirakan terjadi setelah subuh hingga menjelang siang, yakni pukul 05.00 sampai 10.00,” kata Dhani.

Secara keseluruhan, total pemudik yang kembali ke tempat domisili selama periode arus balik diprediksi mencapai 19,34 juta jiwa. Adapun jumlah pemudik paling sedikit diperkirakan terjadi pada pukul 23.00 hingga 00.00.

Tol Trans Jawa Jadi Jalur Favorit

Dari sisi jalur perjalanan, Tol Trans Jawa yang meliputi ruas Japek–Cipali–Palikanci diperkirakan menjadi jalur paling padat dengan total 14,18 juta pemudik.

Selain itu, jalur selatan juga diprediksi ramai dilalui kendaraan, terutama pada rute Bandung – Cileunyi – Nagreg – Limbangan – Malangbong – Tasikmalaya – Ciamis – Banjar dengan estimasi 2,9 juta pemudik.

Baca Juga :  Pelantikan Anggota DPR, Sekjen DPR Bacakan Petikan Presiden RI

Sementara itu, jalur Tol Cikampek – Cipularang – Padaleunyi juga diperkirakan dilintasi sekitar 1,96 juta pemudik.

“Sebagian besar pemudik diperkirakan menggunakan kendaraan pribadi, khususnya mobil, dengan jumlah mencapai 16,75 juta orang,” jelas Dhani.

Garut Jadi Tujuan Mudik Terbanyak

Secara keseluruhan, sebanyak 25,6 juta warga Jawa Barat diperkirakan melakukan perjalanan selama periode Idulfitri 2026.

Kabupaten Garut diprediksi menjadi tujuan mudik terbanyak dengan jumlah kunjungan mencapai 2,94 juta orang.

Dhani menjelaskan bahwa dari total 25,6 juta warga yang melakukan perjalanan, 24,86 juta orang atau 96,73 persen melakukan perjalanan mudik.

Sementara sisanya terdiri dari 0,5 juta orang (1,9 persen) untuk berwisata, 0,29 juta orang (1,18 persen) untuk silaturahmi tanpa pulang kampung, 0,01 juta orang (0,023 persen) untuk bekerja, serta 0,05 juta orang (0,18 persen) untuk kegiatan lainnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan
Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia
Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan
SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya
Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan
BGN Ungkap 8.182 SPPG Pernah Disuspend, Ribuan Dapur MBG Terkendala Infrastruktur dan Tata Kelola
BGN Tegaskan Tak Ada Pungutan dalam Pengajuan SPPG, Dukung Penuh Pengusutan Dugaan Penipuan MBG di Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:35 WIB

Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:41 WIB

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Juni 2026 - 19:27 WIB

Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya

Senin, 1 Juni 2026 - 09:26 WIB

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan

Berita Terbaru

NEWS

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026 - 19:41 WIB