Presiden Prabowo: Persatuan Ulama dan Umara Kunci Perdamaian dan Kebangkitan Bangsa

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa persatuan antara ulama dan umara merupakan kunci utama dalam mewujudkan perdamaian, kemakmuran, serta kebangkitan bangsa Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam taklimat pada acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa serta Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Mengawali sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir di Masjid Istiqlal. Menurutnya, Masjid Istiqlal bukan hanya masjid kebesaran umat Islam Indonesia, tetapi juga simbol persatuan bangsa serta semangat kedaulatan nasional.

“Masjid ini adalah lambang dari semangat bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang bisa melindungi segenap rakyatnya, segenap tumpah darah bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menilai pengukuhan pengurus MUI menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama dan umara. Ia menegaskan bahwa sepanjang sejarah peradaban, bangsa-bangsa yang besar dan makmur adalah bangsa yang mampu menjaga perdamaian, dan perdamaian hanya dapat terwujud apabila pemimpin agama dan pemimpin pemerintahan berjalan seiring.

Baca Juga :  Diakui Internasional , Pakistan Belajar Pengendalian Penduduk Di Indonesia

“Kalau ulama dan umara bersatu, insyaallah bangsa kita akan menjadi bangsa yang besar, bangsa yang makmur,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengapresiasi peran MUI yang dinilainya konsisten menjadi pilar kesejukan, stabilitas, dan toleransi di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menyoroti kehadiran aktif MUI dalam berbagai situasi sulit yang dihadapi bangsa, termasuk saat terjadi bencana alam di sejumlah daerah.

“MUI tidak pernah absen dari saat-saat negara sulit,” imbuh Presiden.

Lebih lanjut, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menghadapi berbagai tantangan nasional, terutama dalam upaya menghapus kemiskinan dari bumi Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, namun diperlukan keberanian dan komitmen kuat untuk menjaga serta mengelolanya demi kepentingan rakyat.

Baca Juga :  Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dan menegakkan hukum, meskipun upaya tersebut kerap menghadapi perlawanan dari pihak-pihak yang tidak menginginkan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.

“Saya telah disumpah di hadapan rakyat untuk menegakkan hukum dan Undang-Undang Dasar. Karena itu saya tidak akan ragu-ragu dan tidak akan mundur setapak pun,” tegas Presiden.

Presiden menyampaikan bahwa dukungan serta persatuan ulama dan umara menjadi kekuatan moral dalam menjalankan amanah sebagai Presiden Republik Indonesia. Ia meyakini, dengan persatuan tersebut, keadilan dapat ditegakkan di seluruh wilayah tanah air.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus MUI yang baru dilantik dan berharap MUI terus menjalankan pengabdian secara tegas, konsisten, dan berorientasi pada kemaslahatan umat, bangsa, serta seluruh rakyat Indonesia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang
Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup
Komisi III DPR Responsif Tangani Kasus Hukum, Dorong Reformasi hingga RUU Perampasan Aset
DPR Soroti Data Bansos Tak Akurat, Pekerja Rentan Bisa Kehilangan Bantuan
Prabowo: Strategi Transformasi Bangsa Fokus Angkat Jutaan Rakyat dari Kemiskinan
PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:19 WIB

Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang

Rabu, 2 September 2026 - 06:16 WIB

Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P

Rabu, 2 September 2026 - 06:10 WIB

Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup

Rabu, 2 September 2026 - 06:06 WIB

Komisi III DPR Responsif Tangani Kasus Hukum, Dorong Reformasi hingga RUU Perampasan Aset

Rabu, 2 September 2026 - 05:54 WIB

DPR Soroti Data Bansos Tak Akurat, Pekerja Rentan Bisa Kehilangan Bantuan

Berita Terbaru