Polisi Bakal Panggil Ustaz Kondang Dari Bandung Berinisial EE dalam Kasus KDRT terhadap Anak Perempuannya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polrestabes Bandung akan segera memanggil ustaz kondang dari Bandung berinisial EE terkait dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap anak perempuannya yang masih di bawah umur. Pemanggilan dilakukan setelah laporan resmi diterima oleh pihak kepolisian.

Korban NAT didampingi ibunya sempat melaporkan KDRT itu pada 4 Juli 2025 dengan nomor laporan LP/B/985/VII/2025/SPKT/POLRESTABES BANDUNG/POLDA JAWA BARAT. KDRT tersebut dialami NAT saat hendak meminta uang bulanan dari ayahnya.

Baca Juga :  Fazar Supriadi Sentosa Melantik dan Mengambil Sumpah Penyuluh KB (PKB) Keterampilan ke Dalam Jabatan Fungsional PKB Keahlian

Berdasarkan keterangan korban NAT saat ditemui di kawasan Antapani, Kota Bandung, dia mengaku sempat mendapatkan penganiayaan dari keluarganya sendiri, termasuk ayahnya, ibu tiri, nenek, paman, hingga tantenya. Bahkan, kaca helm korban sempat dipukul hingga pecah oleh pamannya.

Baca Juga :  Telkom Regional Jabar Siap Kolaborasi Sukseskan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) dan Genting

Korban NAT pun saat bercerita masih terlihat trauma. Suaranya sedikit terbata dengan mata berkaca-kaca menahan tangis.

“Aku dipukul dan tangan sempat ditarik-tarik oleh ibu (tiri). Ayah sempat memukul juga dan meludahi, dan lebih parah kaca helm dipukul sampai pecah oleh mamang (paman),” ujarnya dengan lirih.

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional
Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Inklusif hingga 25 April 2026, Ribuan Guru Berpeluang Ikut

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Selasa, 14 April 2026 - 22:05 WIB

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terbaru