Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Inklusif hingga 25 April 2026, Ribuan Guru Berpeluang Ikut

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Klopakindonesia.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperpanjang masa pendaftaran Penyetaraan Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Lanjut hingga 25 April 2026. Kebijakan ini membuka peluang lebih luas bagi ribuan guru di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus.

Langkah ini diambil sebagai respons atas masih terbatasnya jumlah guru yang memiliki keahlian khusus dalam pendidikan inklusif. Melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kemendikdasmen mendorong percepatan pemenuhan kebutuhan Guru Pendidikan Khusus di berbagai daerah.

Sekretaris Ditjen GTK, Temu Ismail, mengatakan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang lebih adaptif dan berpihak pada kebutuhan setiap siswa.

Baca Juga :  128 Penyuluh KB Ikuti JARUM KB 2025, IPeKB Jabar Perkuat Kompetensi Jelang Ujikom

“Semakin banyak guru yang memiliki kompetensi pendidikan inklusif, maka layanan pembelajaran akan semakin ramah dan mampu menjangkau seluruh peserta didik tanpa terkecuali,” ujarnya.

Saat ini tercatat sebanyak 2.663 peserta telah memenuhi syarat sebagai kandidat. Melalui skema penyetaraan, terdapat potensi tambahan hingga 5.129 calon peserta baru, sehingga memperluas jangkauan program di berbagai wilayah.

Perpanjangan waktu ini juga memberikan kesempatan bagi para guru untuk menyelesaikan pembelajaran mandiri secara optimal sebelum mengikuti tahap asesmen yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026.

Program penyetaraan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menekankan pada kesiapan kompetensi guru di lapangan. Peserta diharapkan mampu mengimplementasikan materi pelatihan secara nyata dalam proses pembelajaran di sekolah.

Baca Juga :  Genting!!! Apel Siaga Perdana Jawa Barat : Bersama Rapatkan Barisan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Pelatihan ini diawali dengan tahap sosialisasi, dilanjutkan pendaftaran melalui platform SIMPKB, pembelajaran mandiri, hingga asesmen akhir. Sasaran program meliputi guru ASN dengan kualifikasi minimal D4/S1 yang merupakan lulusan Bimbingan Teknis Guru Pembimbing Khusus periode 2019 hingga 2023.

Ke depan, pelaksanaan pelatihan akan diperkuat melalui unit pelaksana teknis seperti BBGTK, BGTK, dan KGTK di setiap provinsi sebagai penyelenggara utama.

Dengan adanya program ini, Kemendikdasmen berharap pemerataan akses pendidikan inklusif dapat semakin terwujud, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran yang adil dan merata bagi seluruh peserta didik di Indonesia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Berita Terbaru