Jakarta, 10 April 2026 – Bio Farma Group terus memperkuat perannya dalam diplomasi kesehatan global sebagai upaya mendorong daya saing industri farmasi nasional di pasar internasional. Melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya bersama Kementerian Luar Negeri, langkah ini diharapkan mampu membuka akses pasar global yang lebih luas.
Sebagai bagian dari Bio Farma Group, Kimia Farma memandang sinergi dengan pemerintah menjadi kunci dalam memperluas jangkauan bisnis sekaligus meningkatkan posisi Indonesia di kancah kesehatan dunia.
Direktur Komersial Kimia Farma, Hanadi Setiarto, menyampaikan bahwa kerja sama strategis tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk tampil lebih kompetitif di sektor kesehatan global.
“Agenda ini merupakan momentum strategis untuk memperluas akses pasar global sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi kesehatan. Kami terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi agar mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Hanadi.
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bio Farma, Jeffri Susanto, menegaskan pentingnya peran holding dalam memperkuat integrasi antar entitas di dalam Bio Farma Group.
Menurutnya, kekuatan utama Bio Farma Group terletak pada ekosistem yang saling terintegrasi, mulai dari pengembangan produk, proses produksi, hingga distribusi.
“Sebagai satu ekosistem, Bio Farma Group memiliki kekuatan sinergi yang saling melengkapi. Integrasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing industri farmasi nasional, memperkuat ketahanan kesehatan, serta mendorong peran aktif Indonesia di pasar kesehatan global,” kata Jeffri.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menegaskan komitmen Bio Farma Group dalam memperkuat kolaborasi strategis, baik lintas sektor maupun lintas negara. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar ekspor, serta mengoptimalkan diplomasi kesehatan sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan industri farmasi nasional.
Dengan sinergi yang berkelanjutan antara Bio Farma Group dan pemerintah, diharapkan Indonesia dapat semakin memperkuat posisinya sebagai mitra kesehatan global yang terpercaya. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun industri kesehatan nasional yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.


























