Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Upaya meningkatkan kesadaran lingkungan terus digencarkan berbagai pihak. Kali ini, Poltekkes Kemenkes Bandung berkolaborasi dengan LSM Peduli Lingkungan Jawa Barat (Pelija) menggelar kegiatan edukasi dan penanaman pohon di kawasan Bandung Timur, Senin (14/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program institusi yang berfokus pada kontribusi nyata terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kepedulian kolektif terhadap kondisi lingkungan, khususnya di wilayah perkotaan.

Selain edukasi, aksi penanaman pohon dilakukan sebagai langkah konkret dalam meningkatkan ruang terbuka hijau. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim berbasis wilayah.

Baca Juga :  Zulfikar Arse Sadikin: Rakyat Jadi Subjek Jika Pilkada Diselenggarakan Secara Langsung

Kegiatan ini melibatkan civitas akademika Poltekkes Kemenkes Bandung, pengurus Pelija, serta peserta didik dan guru PAUD, sehingga memiliki dampak edukatif lintas generasi.

Sekretaris Jenderal Pelija, Urik Yanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga lingkungan hidup di Jawa Barat.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan langkah konkret dalam membangun masyarakat yang lebih peka terhadap berbagai persoalan lingkungan, seperti sampah, lahan kritis, hingga isu lingkungan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Lounching SIPENTING

Sementara itu, Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Bandung, Widi Hastuti, berharap kerja sama ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan terus berlanjut melalui berbagai program berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kompetensi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara institusi pendidikan dan organisasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Jawa Barat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional
Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Inklusif hingga 25 April 2026, Ribuan Guru Berpeluang Ikut
Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara
BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan
Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045
Wamen Fajar: Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing Kunci Lulusan SMK Tembus Pasar Global
TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 22:05 WIB

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Selasa, 14 April 2026 - 21:19 WIB

Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur

Selasa, 14 April 2026 - 18:04 WIB

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 09:01 WIB

Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Inklusif hingga 25 April 2026, Ribuan Guru Berpeluang Ikut

Sabtu, 11 April 2026 - 05:01 WIB

Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara

Berita Terbaru