Longsor Terjadi di TPA Sarimukti

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Maret 2025 - 05:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Sabtu, 8 Maret 2025, sekitar pukul 11.58 WIB, terjadi longsor tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang berlokasi di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

 

Sebelum kejadian, aktivitas pembuangan dan pengelolaan sampah di TPA Sarimukti berlangsung seperti biasa. Tidak ada tanda-tanda pergerakan tanah atau indikasi bahaya longsor yang terlihat secara kasat mata. Tumpukan sampah di Zona 3 TPA Sarimukti tiba-tiba mengalami longsor. Material sampah dalam jumlah besar ambruk dan bergerak ke area bawah, menyebabkan kepanikan di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Kemendukbangga/BKKBN Jabar Tutup Sayembara Buku Cerita Bergambar TAMASYA 2025, Dorong Literasi Anak Sejak Dini

 

Petugas TPA dan pihak keamanan langsung mengecek lokasi untuk memastikan ada atau tidaknya korban jiwa. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian ini. Beberapa alat berat yang berada di sekitar area longsor segera diamankan untuk menghindari dampak lebih lanjut.

 

Berdasarkan informasi awal, longsor ini diduga disebabkan oleh curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang membuat sampah menjadi lebih berat dan tidak stabil. Faktor gas metana yang terbentuk dari tumpukan sampah juga bisa menjadi penyebab pergerakan massa sampah.

Baca Juga :  Peringatan HLUN XXVIII Tahun 2024 Menghadirkan Siswa Sekolah Lansia se-Jawa Barat

Untuk informasi lebih lanjut, pihak pengelola TPA Sarimukti dan kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti serta langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru