Ricuh Bandung: Massa Bakar Mess MPR RI di Depan DPRD Jabar

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana unjuk rasa di Kota Bandung berujung ricuh pada Jumat (29/8/2025) sore. Massa yang terdiri dari pengemudi ojek daring dan kelompok mahasiswa membakar sebuah bangunan yang merupakan aset MPR RI, tepat di Jalan Diponegoro, berseberangan dengan Gedung DPRD Jawa Barat.

Bangunan yang dibakar massa tersebut dikenal sebagai Mess MPR RI, dulunya merupakan rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Barat era Nuriana. Kobaran api muncul setelah sejumlah orang melemparkan bom molotov ke arah gedung, disertai lemparan batu dan petasan. Api dengan cepat menjalar ke bagian dalam bangunan hingga meludeskan sebagian besar isi gedung.

Baca Juga :  Dorong Transparansi Birokrasi Kota Bandung, Ijang Faisal Ajukan Diri Menjadi Calon Wakil Wali Kota Bandung

Kepala Biro Administrasi dan Pimpinan Pemprov Jawa Barat, Akhmad Taufiqurrahman, membenarkan bahwa gedung tersebut adalah aset milik MPR RI. “Itu memang aset MPR, lokasinya persis di depan DPRD Jabar,” ujarnya.

Hingga malam hari, api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi berupaya mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar kawasan Diponegoro. Sementara itu, massa aksi masih bertahan di sekitar lokasi meski aparat kepolisian berusaha melakukan pengamanan.

Baca Juga :  Tuntaskan Program Transformasi Digital, Menkominfo Ajukan Penambahan Anggaran Tahun 2025

Kericuhan ini menambah daftar panjang unjuk rasa yang berujung pada perusakan fasilitas umum. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material dipastikan cukup besar mengingat bangunan Mess MPR RI memiliki nilai sejarah dan aset negara.

Pihak kepolisian menyatakan akan menyelidiki insiden pembakaran tersebut serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Aparat juga menegaskan bahwa tindakan anarkis yang merusak fasilitas negara tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apapun.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru