Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, KlopakIndonesia.com – PT Bio Farma berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat memperkuat upaya pencegahan kanker serviks melalui Program Vaksinasi HPV DWP Sehat.

Program tersebut diluncurkan secara serentak pada 9 September 2026 di delapan wilayah, yakni Jakarta, Kabupaten Tangerang, Medan, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Manado, dan Denpasar.

Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi anggota DWP sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks.

Melalui program tersebut, Bio Farma dan DWP Pusat mendorong perempuan untuk mengambil langkah perlindungan kesehatan sejak dini, termasuk melalui vaksinasi dan deteksi dini.

Bio Farma Dorong Budaya Pencegahan Kanker Serviks

Direktur Komersial Bio Farma, Fitri Puspadewi, menyampaikan bahwa kerja sama dengan DWP Pusat menjadi momentum untuk mendekatkan akses vaksinasi sekaligus membangun budaya pencegahan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Pencegahan selalu menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas kesehatan. Melalui program DWP Sehat, kami ingin menghadirkan akses yang lebih dekat dan mudah bagi anggota DWP untuk mendapatkan vaksinasi HPV, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa perlindungan terhadap kanker serviks dapat dimulai dari langkah preventif,” ujar Fitri.

Menurutnya, menjaga kesehatan perempuan turut mendukung kesejahteraan keluarga dan generasi penerus. Karena itu, ia mengajak anggota DWP memanfaatkan program vaksinasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Satu langkah pencegahan hari ini merupakan bagian dari investasi kesehatan untuk masa depan,” tambahnya.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Raih Satu Poin dari Bahrain

Vaksinasi HPV dan Deteksi Dini

HPV merupakan penyebab utama kanker serviks. Infeksi virus ini dapat terjadi tanpa menimbulkan gejala, sehingga seseorang mungkin tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi.

HPV terutama ditularkan melalui kontak langsung kulit ke kulit di area genital. Penularan dapat berlangsung meskipun seseorang tidak menunjukkan gejala.

Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan melalui kombinasi beberapa langkah, antara lain vaksinasi HPV dan deteksi dini melalui skrining sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.

Vaksinasi HPV menjadi salah satu upaya pencegahan, sedangkan skrining membantu mendeteksi perubahan prakanker atau kanker serviks sejak dini.

Kanker Serviks Masih Menjadi Tantangan di Indonesia

Kanker serviks masih menjadi salah satu tantangan kesehatan perempuan di Indonesia.

Berdasarkan data GLOBOCAN 2022 yang dikutip Kementerian Kesehatan RI dalam artikel Kanker Serviks, Bisa Dicegah, Bisa Dieliminasi pada 26 Februari 2025, diperkirakan terdapat:

  • 36.964 kasus baru kanker serviks di Indonesia pada 2022.
  • 20.708 kematian akibat kanker serviks pada tahun yang sama.

Kanker serviks juga menempati urutan kedua sebagai kanker yang paling sering ditemukan pada perempuan di Indonesia setelah kanker payudara.

Data tersebut menunjukkan pentingnya penguatan upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.

DWP Pusat Tekankan Kesehatan Perempuan

Ketua Umum DWP, Ida Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutannya pada peluncuran program di Jakarta, menekankan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan ibu dalam membangun keluarga yang sehat dan bahagia.

Baca Juga :  Apresiasi bagi Ekosistem Pendidikan Terapkan Wajar 13 Tahun, Layanan Pendidikan Kesetaraan, dan Afirmatif Jenjang SMP 2025

Melalui Program DWP Sehat, organisasi tersebut mendorong perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan serta memanfaatkan kesempatan pencegahan melalui vaksinasi HPV.

“Program DWP Sehat adalah salah satu program prioritas. Mari kita bersama menjadikan kesehatan sebagai investasi di masa depan, karena perempuan yang sehat akan melahirkan keluarga yang berkualitas, dan keluarga yang berkualitas adalah fondasi bagi Indonesia yang lebih maju,” papar Ida.

Komitmen Bio Farma terhadap Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Program Vaksinasi HPV DWP Sehat menjadi bagian dari komitmen Bio Farma dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui produk dan solusi kesehatan.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan sejalan dengan semangat Advancing Hope, Shaping The Future, Bio Farma terus mendorong pemanfaatan kapabilitas, aset, dan inovasi perusahaan untuk menghasilkan nilai bagi Indonesia.

Komitmen tersebut mencakup penguatan industri strategis nasional serta penciptaan nilai jangka panjang melalui inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan, dengan tata kelola dan integritas sebagai landasan.

Bio Farma dan DWP Pusat mengajak anggota DWP beserta keluarganya di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan Program Vaksinasi HPV DWP Sehat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Program ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kanker serviks demi menjaga kesehatan perempuan dan kesejahteraan keluarga.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI
GENTING Sasar 27.051 Keluarga Berisiko Stunting di Indramayu
Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019
Bio Farma Kembangkan Vaksin HPV, Rotavirus, hingga Malaria
Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid di Sumedang
KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Delapan Orang Jadi Tersangka Kasus HGB Bogor
Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen
Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:02 WIB

Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

Jumat, 18 September 2026 - 18:31 WIB

Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI

Jumat, 18 September 2026 - 18:24 WIB

GENTING Sasar 27.051 Keluarga Berisiko Stunting di Indramayu

Jumat, 18 September 2026 - 14:42 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

Rabu, 16 September 2026 - 14:32 WIB

Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid di Sumedang

Berita Terbaru