MQ Iswara Soroti Krisis Masalah Sampah dan Program Penghijauan Di Forum Pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Upaya membangun ritme terbaik dalam pelaksanaan pemerintahan memerlukan mekanisme pengawasan yang kuat dan terstruktur. Hal tersebut menjadi sorotan dalam agenda silaturahmi bertema Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan yang digelar Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, MQ Iswara, Senin (23/2).

Kegiatan yang dihadiri anggota masyarakat serta berbagai komunitas ini membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan capaian kinerja pemerintah, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan hidup.

Dalam bidang lingkungan, Iswara menegaskan keseriusan pemerintah dalam menegakkan regulasi, termasuk moratorium yang berkaitan dengan tata ruang. Komitmen tersebut dibuktikan melalui terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) yang menghentikan kegiatan penambangan dan perluasan alih fungsi lahan di kawasan KBU (Kawasan Bandung Utara).

Baca Juga :  Turut Membentuk Standar Kesehatan Global: Bio Farma dan DCVMN Perkuat Kolaborasi Vaksin Internasional

Selain itu, dalam upaya pemulihan lingkungan hidup, akan dilakukan gerakan penghijauan melalui penanaman berbagai jenis tanaman produktif, di antaranya tanaman alpukat, di sepanjang daerah aliran sungai Sungai Citarum yang akan dimulai dari KM 0. Program ini diharapkan mampu memperkuat fungsi resapan air, mencegah erosi, serta memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Persoalan sampah juga menjadi perhatian utama. Permasalahan klasik yang belum terselesaikan di sejumlah kota/kabupaten di Jawa Barat dinilai membutuhkan solusi komprehensif dan berkelanjutan.

Iswara menyoroti belum optimalnya pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan. Sistem yang masih didominasi pola kumpul, angkut, dan buang dinilai semakin membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) TPA Sarimukti.

Baca Juga :  Pegadaian Kanwil X Jabar Serahkan Mobil Siaga dan Ratusan Paket Sembako di Batukaras Pangandaran

Di sisi lain, budaya pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga sebagai sumber utama sampah masih tergolong rendah. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Program-program inisiatif yang telah digagas pemerintah daerah, termasuk yang diluncurkan Pemerintah Kota Bandung, menurut Iswara, tetap perlu dianalisis tingkat efektivitas dan capaian positifnya agar kebijakan yang diambil benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

Agenda silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Diharapkan, penguatan fungsi pengawasan dapat mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru