Monev Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Cirebon Perkuat Percepatan Target

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon, 12 September 2025Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama DPPKBP3A Kabupaten Cirebon melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). Kabupaten Cirebon menjadi salah satu daerah strategis karena memiliki jumlah desa/kelurahan terbanyak di Jawa Barat dan menjadi lokasi awal pencanangan Kampung KB secara nasional pada 2016.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pencapaian target Kampung KB dengan klasifikasi mandiri berkelanjutan. Berdasarkan data per 1 September 2025, Kabupaten Cirebon baru memiliki 40 Kampung KB mandiri dan berkelanjutan dari total 424 desa/kelurahan (9,43%).

Baca Juga :  Majelis Umum PBB Dukung Deklarasi Negara Palestina, 142 Suara Setuju, 10 Menolak, 12 Abstain

Dalam monev tersebut, digelar FGD (Focus Group Discussion) melibatkan OPD KB pengelola program, admin kabupaten, koordinator PKB, dan PKB selaku pembina Kampung KB. FGD ini menjadi forum untuk menyampaikan capaian, kendala di lapangan, serta merumuskan langkah solusi yang dapat segera diterapkan.

Baca Juga :  Biaya Parkir di Masjid Raya Al Jabbar Sementara Gratis

“Melalui monev, setiap capaian program dapat dipetakan dengan jelas, hambatan yang muncul dapat diidentifikasi, dan langkah perbaikan dapat langsung ditindaklanjuti,” ujar pihak Kemendukbangga/BKKBN Jabar.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran Kampung Keluarga Berkualitas sebagai model pembangunan keluarga yang sehat, mandiri, dan berdaya, serta mendorong tercapainya target nasional program KB di Jawa Barat. Kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan keberlanjutan program ini.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendag Budi Santoso Serap Aspirasi Penjual dan Marketplace di Kemendag
Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titipan di Sekolah Maung Jabar 2026
Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:09 WIB

Mendag Budi Santoso Serap Aspirasi Penjual dan Marketplace di Kemendag

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:44 WIB

Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titipan di Sekolah Maung Jabar 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WIB

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:01 WIB

Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

Berita Terbaru