Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pastikan Cadangan BBM dan LPG Nasional Aman Jelang Idulfitri 2026

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah memastikan cadangan energi nasional dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Hal tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam laporannya pada Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).

Bahlil menegaskan, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), baik crude oil, LPG maupun produk minyak jadi, dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran hingga beberapa waktu ke depan.

“Jadi kami laporkan Bapak, untuk menyangkut dengan BBM, baik crude, LPG, maupun minyak jadi, untuk menjelang hari raya dan ke depan, insyaallah bisa kita atasi dengan komunikasi yang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, cadangan BBM nasional saat ini masih berada di atas batas minimal yang ditetapkan pemerintah. Ketersediaan tersebut mencakup berbagai jenis bahan bakar seperti RON 90, RON 92, RON 98, solar hingga avtur yang dinilai masih mencukupi untuk kebutuhan nasional.

Baca Juga :  Wamen Atip: Revitalisasi PAUD adalah Fondasi Pembangunan SDM Indonesia Berkualitas

Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen memperkuat kedaulatan energi nasional. Upaya yang dilakukan antara lain melalui pencampuran biodiesel serta percepatan pengembangan kilang minyak di dalam negeri.

Menurut Bahlil, program pengembangan kilang atau Refinery Development Master Plan (RDMP) dinilai mampu membantu menekan impor bahan bakar. Program tersebut diperkirakan dapat mengurangi impor bensin hingga 5,5 juta ton dan solar sekitar 3,5 juta ton.

Ia menambahkan, penguatan sektor refinery dan peningkatan kapasitas kilang domestik merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas di KUA Bale Endah Bandung

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah skenario untuk memastikan ketersediaan LPG nasional tetap terjaga. Salah satunya melalui diversifikasi negara pemasok guna mengantisipasi dinamika pasokan global.

Bahlil menyebutkan, dari total kebutuhan LPG nasional yang sebagian besar masih dipenuhi melalui impor sekitar 7,6 juta ton, sekitar 70 persen berasal dari Amerika Serikat, 20 persen dari kawasan Timur Tengah, dan sisanya dari negara lain seperti Australia. Pemerintah pun berencana memperluas kontrak jangka panjang dengan sejumlah negara guna menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru