Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan media massa guna memastikan setiap kebijakan pendidikan tersampaikan secara utuh, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Dialog Kebijakan Kemendikdasmen bersama media massa yang digelar di Tangerang Selatan, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran informasi sekaligus penguatan kemitraan strategis antara pemerintah dan insan pers dalam mendukung pemerataan akses serta peningkatan mutu pendidikan nasional.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan apresiasi kepada Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik) atas konsistensinya mengawal isu dan kebijakan pendidikan.

“Karena peran media, Kemendikdasmen pada akhirnya dapat mengetahui apa yang terjadi di lapangan dan apa yang perlu kami tindak lanjuti,” ujar Suharti.

Dalam dialog tersebut, Suharti memaparkan sejumlah program prioritas, salah satunya penguatan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Sejak diluncurkan pada 2015, jumlah penerima PIP terus meningkat dan pada 2025 mencapai sekitar 17,9 juta siswa, dengan cakupan satuan pendidikan penerima naik dari 1 juta menjadi 1,8 juta sekolah.

Baca Juga :  70 Pria Subang Berebut Ikut KB Vasektomi, 51 Lolos Skrining

Mulai 2026, cakupan PIP akan diperluas hingga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bagian dari implementasi Wajib Belajar 13 Tahun. Kebijakan ini bertujuan memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengakses pendidikan usia dini minimal satu tahun sebelum memasuki sekolah dasar.

“Harapannya semakin banyak anak-anak yang lebih siap mengikuti pendidikan dasar karena sudah terbiasa dengan ritme pembelajaran sejak usia dini,” jelasnya.

Selain PIP, Kemendikdasmen juga memperkuat program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) bagi siswa dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Orang Asli Papua (OAP), serta anak pekerja migran Indonesia. Program ini tidak hanya membuka akses pendidikan menengah berkualitas, tetapi juga mendorong penerima manfaat untuk kembali dan berkontribusi membangun daerah asalnya.

Baca Juga :  Upaya Turunkan Stunting, Calon Pengantin Bakal Diedukasi

Sementara itu, keberlanjutan prestasi murid juga dijaga melalui Beasiswa Talenta Indonesia. Program ini memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri, sehingga potensi talenta unggul dapat berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

Melalui dialog bersama media ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya membangun komunikasi publik yang transparan dan kolaboratif, agar setiap kebijakan pendidikan benar-benar menjangkau dan memberi manfaat bagi seluruh anak Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru