Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama ASEAN dan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) resmi meluncurkan ASEAN-SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education (ECCE) 2026–2030 di Jakarta.

Peluncuran roadmap ini menjadi komitmen bersama 11 negara di Asia Tenggara untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa dokumen tersebut merupakan langkah konkret untuk menerjemahkan komitmen regional ke dalam aksi nyata yang terkoordinasi dan terukur.

Baca Juga :  Indonesia Dorong Empat Inisiatif Konkret di World Water Forum ke-10

“Joint Roadmap ini mencerminkan visi bersama untuk memperluas akses, meningkatkan kualitas layanan, serta mengintegrasikan pendidikan anak usia dini dengan aspek kesehatan, gizi, dan perlindungan anak,” ujar Mu’ti.

Roadmap ini memuat tujuh prioritas utama, di antaranya perluasan akses yang berkeadilan, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan tenaga pendidik, tata kelola lintas sektor, pemberdayaan keluarga, pemanfaatan teknologi digital, serta pembiayaan berkelanjutan.

Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, menambahkan bahwa roadmap ini menjadi instrumen strategis untuk memastikan layanan PAUD di kawasan Asia Tenggara lebih inklusif, setara, dan holistik.

Baca Juga :  BKKBN Jabar Gelar Upacara Besar Peringatan Harganas ke-32

Sementara itu, Director SEAMEO Secretariat, Datuk Dr. Habibah Abdul Rahim, menekankan bahwa investasi pada pendidikan anak usia dini merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengurangi kesenjangan di masa depan.

Dengan peluncuran ini, negara-negara ASEAN diharapkan memiliki arah yang sama dalam pengembangan PAUD hingga 2030 guna menyiapkan generasi yang berdaya saing global.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendag Budi Santoso Serap Aspirasi Penjual dan Marketplace di Kemendag
Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titipan di Sekolah Maung Jabar 2026
Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:09 WIB

Mendag Budi Santoso Serap Aspirasi Penjual dan Marketplace di Kemendag

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:44 WIB

Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titipan di Sekolah Maung Jabar 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WIB

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:01 WIB

Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

Berita Terbaru