Persib Bandung VS Barito Putra Berakhir 1:1

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertandingan antara Persib Bandung dan Barito Putera pada pekan ke-32 BRI Liga 1 2024/2025 berakhir imbang 1-1. Laga ini berlangsung pada Jumat, 9 Mei 2025, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.

Jalannya Pertandingan

Barito Putera unggul lebih dahulu melalui gol Jaime Moreno pada menit ke-45+3. Persib Bandung harus bermain dengan 10 pemain setelah Edo Febriansyah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-83. Namun, pada menit ke-90+8, Yuswanto Aditya mencetak gol bunuh diri yang menyelamatkan Persib dari kekalahan.

Statistik Pertandingan

  • Skor Akhir: Persib Bandung 1 – 1 Barito Putera
  • Penguasaan Bola: Persib 72% – 28% Barito
  • Tembakan: Persib 11 (4 on target) – 8 (1 on target) Barito
  • Pelanggaran: Persib 8 – 12 Barito
  • Kartu Merah: Edo Febriansyah (Persib) menit ke-83

Hasil ini membuat Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen dengan 65 poin, sementara Barito Putera naik ke posisi 15 dengan 31 poin, masih berjuang untuk keluar dari zona degradasi.

Baca Juga :  Menteri Wihaji Tinjau Langsung Intervensi Keluarga Risiko Stunting di Bogor: Motor Lapangan Jadi Kunci Jangkauan Daerah Sulit

Persib Bandung Protes kepemimpinan wasit Gedion Dapaherang

Persib Bandung secara resmi melayangkan surat protes kepada PSSI terkait kepemimpinan wasit Gedion Dapaherang dalam pertandingan melawan Barito Putera pada Jumat, 9 Mei 2025, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Meskipun pertandingan berakhir imbang 1-1, protes ini tidak ditujukan pada hasil akhir, melainkan pada sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan Persib.

Salah satu insiden yang paling disorot terjadi pada menit ke-88, ketika bek Persib, Edo Febriansyah, menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Keputusan ini dipertanyakan karena pelanggaran yang dilakukan dianggap tidak terlalu keras. Selain itu, pada masa injury time, pemain Barito Putera, Murilo Mendes, melakukan tekel dua kaki terhadap Febri Hariyadi. Namun, wasit hanya memberikan kartu kuning, meskipun banyak pihak menilai pelanggaran tersebut layak diganjar kartu merah langsung .

Baca Juga :  Kemendikdasmen Dorong Pendidikan Profesi Guru Cetak Guru Kompeten untuk Pendidikan Inklusif

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyatakan ketidakpuasannya terhadap kepemimpinan wasit dan mengonfirmasi bahwa klub akan mengirimkan surat protes lengkap dengan bukti video kepada PSSI. Ia memilih untuk tidak berkomentar lebih lanjut guna menghindari potensi sanksi dari operator liga .

Manajer Persib, Umuh Muchtar, juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang dinilai tidak profesional dan merugikan timnya. Ia menyoroti bahwa wasit tidak melakukan pengecekan VAR saat pelanggaran keras terjadi, yang menimbulkan kesan berat sebelah.

Wasit Gedion Dapaherang sebelumnya juga pernah menuai kontroversi dalam pertandingan antara PSS Sleman dan Persebaya pada Januari lalu, di mana beberapa keputusannya dianggap merugikan Persebaya.

Dengan adanya protes resmi ini, Persib berharap PSSI dapat mengevaluasi kinerja wasit demi menjaga integritas dan keadilan dalam kompetisi Liga 1.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Berita Terbaru