Kapolres Sleman Dicopot Imbas Polemik Penanganan Kasus Jambret

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Republik Indonesia resmi menonaktifkan Kapolres Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, dari jabatannya. Pencopotan tersebut dilakukan menyusul polemik penanganan kasus hukum yang menimbulkan kegaduhan publik dan menjadi sorotan nasional.

Keputusan penonaktifan Kapolres Sleman merupakan tindak lanjut dari Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilakukan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil audit tersebut menemukan adanya kelemahan pengawasan pimpinan dalam proses penanganan perkara, sehingga berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri menyatakan bahwa penonaktifan dilakukan untuk menjamin objektivitas pemeriksaan lanjutan, sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Baca Juga :  Festival Demokrasi Kota Bandung, Fokus Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Menuju Pilkada 2024

Kasus yang menjadi sorotan publik adalah insiden penjambretan yang terjadi pada April 2025. Saat itu, Hogi Minaya, suami korban penjambretan, melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga berujung kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan dua pelaku meninggal dunia. Namun, penetapan Hogi sebagai tersangka justru menuai kritik luas dari masyarakat, akademisi, hingga anggota DPR RI, karena dinilai mengabaikan rasa keadilan.

Baca Juga :  Pemutakhiran Dapodik untuk Transparansi PIP dan Perluasan Akses Pemerataan Pendidikan

Selain Kapolres Sleman, Kasat Lantas Polres Sleman juga turut dicopot dari jabatannya sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus tersebut.

Untuk menjaga kelancaran tugas dan pelayanan kepolisian, Kapolda DI Yogyakarta menunjuk pejabat pelaksana harian (Plh) Kapolres Sleman hingga proses pemeriksaan internal selesai.

Pencopotan Kapolres Sleman ini menjadi sinyal tegas komitmen Polri dalam melakukan pembenahan internal serta menjaga profesionalisme aparat penegak hukum di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap keadilan dan transparansi penegakan hukum.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan
Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia
Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan
SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya
Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan
BGN Ungkap 8.182 SPPG Pernah Disuspend, Ribuan Dapur MBG Terkendala Infrastruktur dan Tata Kelola
BGN Tegaskan Tak Ada Pungutan dalam Pengajuan SPPG, Dukung Penuh Pengusutan Dugaan Penipuan MBG di Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:35 WIB

Viral BRIN, Setwapres dan Polri Salah Posting Garuda Pancasila, Jumlah Bulu Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:41 WIB

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Juni 2026 - 19:27 WIB

Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya

Senin, 1 Juni 2026 - 09:26 WIB

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan

Berita Terbaru

NEWS

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026 - 19:41 WIB