Gerakan Tanam Padi di Parung Panjang, Langkah Nyata Pemdakab Bogor Tekan Inflasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 November 2024 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Bogor melakukan gerakan menanam padi di sawah Kelompok Tani Janada Desa Jagabaya Kecamatan Parung Panjang, yang dipimpin langsung oleh Pj Bupati Bogor Bachril Bakri, Kamis (21/11/2024).

Gerakan tanam padi ini dilakukan untuk mengoptimalkan pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.

Bachril mengungkapkan, hari ini dilakukan penanaman padi jenis impari di lahan sawah seluas kurang lebih dua hektar yang dapat dipanen atau diproduksi sekitar 6,5 ton per hektar.

“Apabila ini panen, kami akan bisa menghasilkan sekitar 9,57 ton dalam tiga bulan. Hal ini bisa berdampak pada pengendalian inflasi dan harga padi khususnya di Kecamatan Parung Panjang dan Kabupaten Bogor pada umumnya,” katanya.

Baca Juga :  Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Perlu diketahui saat ini jumlah petani yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor berjumlah 92 ribu yang terdiri dari 2.100 kelompok tani dengan luas lahan sawah seluas 38.000 hektar, dengan rata-rata Indeks Pertanaman sebesar 2,3 persen.

Sementara untuk hortikulturanya 15.000 hektar, untuk perkebunannya ada 29 hektar dengan fasilitas bantuan pompanisasi dan irigasi perpipaan sebanyak 300 pompa dengan menggunakan metode bahan bakar gas.

Baca Juga :  BKKBN Jabar Raih Apresisasi Satu Data Jabar Award Kategori Institusi Kolaborator Data Keluarga Jawa Barat

Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor Entis Sutisna mengatakan, kegiatan gerakan tanam padi hari ini dilakukan di lahan seluas 700 hektar yang dapat menghasilkan saat panen sekitar 6,5 ton per hektar.

“Alhamdulillah hari ini program tanam padi berjalan dengan lancar, di Jawa Barat kami Kabupaten Bogor bisa menopang kebutuhan pangan padi melebihi dari yang ditargetkan. Dari target realisasi 4 hektar kita di angka 7 hektar,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik
Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:43 WIB

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Berita Terbaru