Dorong Efisien, Cepat, dan Transparan, Pemkot Bandung Gelar Rakor Pengadaan Barang dan Jasa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di era digital saat ini, transformasi menjadi suatu keharusan bagi setiap sektor, termasuk dalam pengadaan barang dan jasa. Digitalisasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, tidak hanya mempercepat proses tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

“Dengan memanfaatkan teknologi informasi, kita dapat mengurangi birokrasi yang berbelit-belit, di satu sisi bisa mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan pada acara Rakor Pengadaan Barang dan Jasa,  di Hotel Aryaduta, Senin 9 Desember 2024.

Dharmawan mengatakan, pada sistem pengadaan barang dan jasa, unit kerja pengadaan barang dan jasa bisa bekerja lebih efisien. Dengan digitalisasi juga semua proses pengadaan dapat dipantau secara real-time oleh publik, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya korupsi.

“Para pelaku usaha, terutama UMKM, dapat lebih mudah mengakses informasi dan mengikuti proses pengadaan tanpa harus bertatap muka secara langsung,” terangnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung berkomitmen untuk terus mendukung implementasi digitalisasi dalam pengadaan barang dan jasa.

Aturan pengadaan barang dan jasa di tubuh Pemerintah Kota Bandung pada Peraturan Presiden nomor 12 tahun 2021 tentang perubahan atas Perpres nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Baca Juga :  Minta Investigasi dan Tidak Terulang di Masa Depan

“Saya ingin menekankan, perangkat daerah dapat harus memiliki perencanaan pengadaan barang dan jasa yang jelas, dalam arti aspek kualitas, kuantitas, waktu, biaya, lokasi, maupun penyedia terukur. Sehingga uang apbd untuk lelang dikeluarkan secara tepat,” tegas Dharmawan.

​Ia menjelaskan, dalam pengadaan barang dan jasa pun, sudah ada amanat dari pemerintah pusat, bahwa Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDM) harus diutamakan, di segala sektor termasuk jasa dan konstruksi.

​”TKDN yang tinggi ini tidak hanya dilihat dari para penyedianya saja yang lokal, tapi juga bahan bakunya pun mengutamakan yang diproduksi oleh produsen lokal,” tuturnya.

​Kemudian, satu hal lagi bebernya, yang penting adalah setiap unit pengadaan barang dan jasa mengutamakan penyedia barang dan jasa dari sektor Usaha Menengah Kecil (UMK), koperasi, serta mengikutsertakan industri kreatif.

​”Keterlibatan penyedia barang dan jasa lokal, serta penggunaan bahan baku lokal, penting untuk mewujudkan pemerataan ekonomi, serta memberikan perluasan kesempatan berusaha,” terangnya.

Baca Juga :  Mengenal Ade Kuswara Kunang, Bupati Termuda Bekasi yang Terjaring OTT KPK

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Bandung, Kusnendar menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong transparansi dan akuntabel setiap pengadaan barang dan jasa.

“Kita harap kegiatan ini memberikan pengetahuan juga mampu meningkatkan kapasitas lebih dalam peran untuk pengadaan barang dan jasa serta pemenuhan produk dalam negeri,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut diberikan penghargaan kepada instansi juga kewilayahan yang telah berkomitmen dalam pelaksanaan barang dan jasa dengan memanfaatkan produk dalam negeri hingga UMK di Kota Bandung.

Berikut dinas dan kewilayahan yang mendapatkan penghargaan:

1. Kategori Persentase Capaian Komitmen Produk Dalam Negeri
Dinas: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota BandPak Firman
Biro Adpim, Jalan Diponegoro No22 (Gedung Sate)ung
Kewilayahan: Kecamatan Arcamanik

2. Kategori Persentase Capaian Komitmen Usaha Mikro Kecil
Dinas: Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga
Kewilayahan: Kecamatan Antapani

3. Pelaksaan Belanja Melalui e – purchasing
Dinas: Inspektorat
Kewilayahan: Kecamatan Regol.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM
Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026
ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas
DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 27 Juli
Hari Anak Nasional 2026, Hj. Siti Muntamah Ajak Wujudkan Jawa Barat Ramah Anak Lewat Ketahanan Keluarga
Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan 100 Paket Sembako dan Edukasi Literasi Digital bagi Lansia di Indramayu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:31 WIB

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:47 WIB

Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:03 WIB

ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere

Berita Terbaru