Hari Anak Nasional 2026, Hj. Siti Muntamah Ajak Wujudkan Jawa Barat Ramah Anak Lewat Ketahanan Keluarga

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Siti Muntamah Oded, M.AP. mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat perlindungan anak melalui penguatan ketahanan keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman.

Dalam refleksinya bertajuk “Menjaga Binar Mata Anak-anak Jabar”, Siti Muntamah menyampaikan bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, serta memperoleh kesempatan berkembang secara optimal.

“Momentum Hari Anak Nasional dengan tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju memanggil nurani kita semua. Memperjuangkan anak-anak bukan sekadar menjalankan tugas konstitusi, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban iman. Kita ingin memastikan anak-anak Jawa Barat tumbuh bahagia lahir batin, bukan hanya cerdas di atas kertas, tetapi juga tangguh jiwanya menuju Jawa Barat Istimewa,” ujarnya.

Orang Tua Menjadi Benteng Pertama

Siti Muntamah menilai peran orang tua, terutama ibu, sangat menentukan dalam membangun karakter anak. Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, orang tua dituntut terus belajar agar mampu mendampingi anak menghadapi perkembangan teknologi.

Menurutnya, menjadi orang tua yang kuat bukan berarti tidak pernah lelah, melainkan tetap hadir secara utuh dalam kehidupan anak, mendengarkan cerita mereka, memberikan kasih sayang, serta menjadi teladan dalam kejujuran dan akhlak.

Baca Juga :  Asesor Evaluasi Tahap II Smart City 2024: Kota Bandung Konsisten dan Patut Dicontoh Daerah Lain

“Anak-anak adalah peniru yang sangat baik. Apa yang mereka lihat di rumah akan menjadi bekal mereka ketika hidup di tengah masyarakat,” katanya.

Ketahanan Keluarga Jadi Kunci

Sebagai legislator, Siti Muntamah menegaskan pentingnya kebijakan yang berpihak kepada perlindungan anak. Namun, ia mengingatkan bahwa pendidikan karakter paling mendasar tetap dimulai dari lingkungan keluarga.

Ia menyebut sedikitnya tiga fondasi yang harus terus diperkuat dalam membangun children well-being atau kesejahteraan anak, yakni:

  • Fondasi spiritual, dengan menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia sejak dini.
  • Kesehatan emosional, melalui lingkungan keluarga yang bebas dari kekerasan verbal maupun fisik sehingga rumah menjadi tempat paling aman bagi anak.
  • Kecukupan intelektual dan finansial, dengan memastikan anak memperoleh gizi yang baik, pendidikan yang berkualitas, serta pengasuhan yang didukung rezeki yang halal.

Menurutnya, keluarga yang memiliki fondasi tersebut akan menjadi keluarga yang berdaya sekaligus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Dorong Perlindungan Anak di Rumah, Sekolah, dan Dunia Digital

Siti Muntamah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, kader perempuan, tokoh masyarakat, hingga komunitas di tingkat RT dan RW untuk bersama-sama memperkuat perlindungan anak.

Baca Juga :  127 Penyuluh KB Kabupaten Bogor Perkuat Amunisi Agar Kinerja Makin Moncer

Ia menekankan tiga ruang utama yang harus menjadi benteng perlindungan anak, yakni rumah, sekolah, dan dunia digital.

Di rumah, anak harus terbebas dari kekerasan emosional, bentakan, maupun pengabaian. Di sekolah dan lingkungan, anak harus terlindungi dari perundungan (bullying) dan diskriminasi. Sementara di ruang digital, orang tua perlu mendampingi anak agar terhindar dari paparan pornografi, judi online, kekerasan, hingga berbagai bentuk kejahatan siber.

“Jangan sampai anak-anak kita kehilangan masa depan karena kurangnya pendampingan. Kehadiran orang tua di dunia nyata maupun dunia digital menjadi sangat penting,” tegasnya.

Investasi Peradaban

Menutup refleksinya, Siti Muntamah mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap anak.

Menurutnya, setiap bentuk perhatian kepada anak, mulai dari mendampingi mereka belajar, memberikan edukasi kepada orang tua, hingga menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Anak-anak adalah masa depan Indonesia. Mari kita hadirkan rumah yang penuh kasih sayang, sekolah yang aman, lingkungan yang ramah, dan ruang digital yang sehat agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi unggul yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Jabar Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa ITB Jatinangor Lewat Program FLOW 2026
Bio Farma Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Karawang, Perkuat Komitmen ESG dan Mitigasi Perubahan Iklim
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sanitasi untuk Warga Pangalengan
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna, Delapan ABK Diamankan
Kemendikdasmen: Filosofi Memuliakan Murid Jadi Kunci Sukses Pembelajaran Mendalam di SMK
Kemendikdasmen Luncurkan ImajiNation 2026, Kompetisi Koding Visual Nasional untuk Guru dan Murid
Tumpukan Sampah Kembali Tutupi Aliran Sungai Cikendal di Cigondewah Kaler, Kepedulian Masyarakat Jadi Sorotan
Festival Kreasi Budaya Anak Semarakkan Hari Anak Nasional Jawa Barat 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Pelestarian Budaya Sunda

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Pegadaian Jabar Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa ITB Jatinangor Lewat Program FLOW 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bio Farma Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Karawang, Perkuat Komitmen ESG dan Mitigasi Perubahan Iklim

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sanitasi untuk Warga Pangalengan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna, Delapan ABK Diamankan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan ImajiNation 2026, Kompetisi Koding Visual Nasional untuk Guru dan Murid

Berita Terbaru