SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 27 Juli

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka mulai 21 hingga 27 Juli 2026 bagi calon murid kelas VII SMP dan kelas X SMA di 17 lokasi penyelenggaraan SNT yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD Dikdas PNFI), Gogot Suharwoto, mengajak calon murid beserta orang tua untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan segera melengkapi seluruh persyaratan pendaftaran.

“Kami mengajak calon murid dan orang tua di 17 wilayah penyelenggaraan SNT untuk memanfaatkan kesempatan ini. Siapkan dokumen dengan lengkap dan lakukan pendaftaran melalui portal resmi sebelum 27 Juli 2026,” ujar Gogot.

Pendaftaran Dilakukan Secara Daring

SPMB SNT dilaksanakan secara online melalui portal resmi snt.kemendikdasmen.go.id/spmb. Melalui laman tersebut, calon peserta didik dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, tata cara pendaftaran, hingga tahapan seleksi.

Calon murid diwajibkan membuat akun, mengisi data diri secara lengkap, mengunggah dokumen persyaratan, dan menyimpan bukti pendaftaran sebagai arsip.

Dokumen yang harus disiapkan meliputi:

  • Kartu Keluarga (KK)
  • Akta kelahiran
  • Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Ijazah atau Surat Keterangan Lulus
  • Rapor lima semester terakhir
  • Sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA)
  • Identitas orang tua atau wali
  • Pasfoto terbaru
  • Surat pernyataan orang tua atau wali
Baca Juga :  SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya

Selain itu, calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dapat melampirkan sertifikat prestasi sebagai nilai tambah dalam proses seleksi. Bagi keluarga yang terdaftar dalam program perlindungan sosial, dokumen tersebut juga dapat disertakan sebagai bagian dari jalur afirmasi ekonomi.

Tersedia di 17 Wilayah

Pada tahun ajaran 2026/2027, SPMB SNT diselenggarakan di 17 wilayah, yaitu:

  • Kabupaten Bogor
  • Kabupaten Cianjur
  • Kabupaten Gowa
  • Kabupaten Bone Bolango
  • Kota Tidore Kepulauan
  • Ibu Kota Nusantara (IKN)
  • Kabupaten Banyumas
  • Kabupaten Jepara
  • Kota Subulussalam
  • Kota Tarakan
  • Kabupaten Donggala
  • Kabupaten Bolaang Mongondow
  • Kabupaten Minahasa Utara
  • Kabupaten Kupang
  • Kabupaten Buton Tengah
  • Kabupaten Tebo
  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Kemendikdasmen memprioritaskan calon murid yang berdomisili di kecamatan atau kabupaten/kota yang sama dengan lokasi SNT. Namun demikian, calon murid berprestasi dari wilayah sekitar tetap dapat dipertimbangkan sesuai ketentuan dan kapasitas yang tersedia.

Tahapan Seleksi

Pelaksanaan SPMB SNT terdiri atas lima tahapan, yaitu:

  • 21–24 Juli 2026: Pengumuman dan sosialisasi
  • 21–27 Juli 2026: Pendaftaran
  • 27–31 Juli 2026: Seleksi administrasi dan Tes Skolastik
  • 3 Agustus 2026: Pengumuman hasil seleksi
  • 4–7 Agustus 2026: Daftar ulang
Baca Juga :  HAP Ayam Hidup Ditetapkan Rp18.000, Peternak Tak Lagi Merugi

Tes Skolastik akan mengukur kemampuan penalaran verbal, numerik, logika, serta kemampuan pemecahan masalah calon murid.

Kemendikdasmen juga mengajak pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan satuan pendidikan di sekitar lokasi SNT untuk membantu proses sosialisasi sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat yang mengalami kendala akses internet maupun penyiapan dokumen pendaftaran.

Belajar Tetap Dimulai Tahun Ini

Kemendikdasmen memastikan kegiatan belajar mengajar tetap dimulai pada Tahun Ajaran 2026/2027 meskipun pembangunan gedung permanen di beberapa lokasi masih berlangsung.

Untuk sementara, proses pembelajaran akan dilaksanakan di lokasi operasional yang telah disiapkan pemerintah daerah. Murid yang dinyatakan lulus seleksi tetap berstatus sebagai peserta didik Sekolah Nasional Terintegrasi dan tidak perlu mengikuti proses seleksi ulang ketika nantinya kegiatan belajar berpindah ke gedung permanen.

Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bermutu melalui sistem pembelajaran yang terintegrasi, modern, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik di berbagai daerah Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere
Hari Anak Nasional 2026, Hj. Siti Muntamah Ajak Wujudkan Jawa Barat Ramah Anak Lewat Ketahanan Keluarga
Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan 100 Paket Sembako dan Edukasi Literasi Digital bagi Lansia di Indramayu
Bio Farma Perkuat Eliminasi Kanker Serviks Lewat Edukasi Tenaga Kesehatan dan Vaksin HPV Nusagard
Presiden Prabowo Lantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri, Empat Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa
Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, 700 Ribu Smart Panel Dibagikan ke Sekolah hingga Akhir 2026
BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua Dapur SPPG, Data 62,7 Juta Penerima MBG Dievaluasi
Kemendikdasmen Bekali Pendidik dengan Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Rungu

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:07 WIB

SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:02 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Hj. Siti Muntamah Ajak Wujudkan Jawa Barat Ramah Anak Lewat Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:37 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan 100 Paket Sembako dan Edukasi Literasi Digital bagi Lansia di Indramayu

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:28 WIB

Bio Farma Perkuat Eliminasi Kanker Serviks Lewat Edukasi Tenaga Kesehatan dan Vaksin HPV Nusagard

Berita Terbaru