Dinas PPKB Kota Bogor Gelar Pendampingan Penggunaan Aplikasi SIRIKA

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, 10 September 2025Dinas PPKB Kota Bogor menggelar kegiatan pendampingan penggunaan Sistem Informasi Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi (SIRIKA), yang telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Keluarga (SIGA). Kegiatan berlangsung di Hotel Salak dan diikuti oleh 27 operator SIRIKA dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) se-Kota Bogor.

Acara ini juga dihadiri oleh Tim SIRIKA dari Kemendukbangga/BKKBN serta Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat sebagai tindak lanjut laporan penggunaan aplikasi SIRIKA-SIGA yang saat ini baru mencapai 49,06 persen.

Baca Juga :  Penguatan Capaian Indikator Penurunan Stunting Antara OPD KB Kabupaten Kota Serta Technical Assistant Satgas PPS se-Jawa Barat

Berdasarkan pemantauan pada 15 Agustus 2025, dari seluruh gudang fasyankes di Jawa Barat, baru 42,13 persen yang melakukan input stok awal alat dan obat kontrasepsi (alokon) ke dalam aplikasi. Padahal, integrasi SIRIKA-SIGA menjadi kunci dalam memperkuat pencatatan, pelaporan, serta pemantauan distribusi dan ketersediaan alokon di semua tingkatan—mulai dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas PPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menegaskan pentingnya kegiatan ini.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor

“Kami berharap dengan pendampingan ini, cakupan laporan penggunaan aplikasi SIRIKA-SIGA di Kota Bogor bisa mencapai 100 persen. Sistem ini juga akan sangat membantu pengelolaan dan distribusi alokon, baik di gudang Dinas PPKB maupun gudang fasyankes, agar sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Dengan optimalisasi aplikasi SIRIKA-SIGA, diharapkan tidak hanya meningkatkan akurasi data stok alokon, tetapi juga memastikan ketersediaannya di lapangan, sehingga pelayanan KB bagi masyarakat tetap lancar dan tepat sasaran.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia
Diduga Cemarkan Nama Organisasi di Zoom, Tani Merdeka Jabar Layangkan Somasi ke Kadis Pertanian Indramayu
Wamendikdasmen: Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Inovasi dan Kemandirian Siswa
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG 2026
Purbaya Tegaskan Transaksi di Pelabuhan Wajib Pakai Rupiah: “Kalau Ada yang Paksa Dolar, Saya Hajar”
Menteri Maman Tegaskan Tarif PPh Final UMKM Tetap 0,5 Persen, Tidak Ada Kenaikan Pajak

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:21 WIB

Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:12 WIB

Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:06 WIB

Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:33 WIB

Diduga Cemarkan Nama Organisasi di Zoom, Tani Merdeka Jabar Layangkan Somasi ke Kadis Pertanian Indramayu

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:21 WIB

Wamendikdasmen: Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Inovasi dan Kemandirian Siswa

Berita Terbaru