Blackout Parah di Berlin: 35.000 Rumah Mati Listrik Hingga 5 Hari

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemadaman listrik besar‑besaran mengguncang Berlin sejak Sabtu pagi (3 Januari 2026). Sekitar 35.000 rumah diperkirakan akan tetap tanpa listrik hingga lima hari ke depan, setelah kebakaran pada kabel tegangan tinggi di kawasan Lichterfelde merusak jaringan utama pasokan listrik. Kejadian ini kini diselidiki sebagai dugaan pembakaran (arson).

Operator jaringan listrik lokal, Stromnetz Berlin, menyatakan sebagian wilayah terdampak akan mulai mendapatkan listrik kembali secara bertahap, sementara perbaikan penuh diperkirakan memakan waktu beberapa hari, terutama karena cuaca dingin memperlambat proses.

Baca Juga :  Pendopo Dibuka untuk Umum, Wisatawan Antusias Mengenal Sejarah Kota Bandung

Dampak Pemadaman

  • Sekitar 45.500 rumah tangga dan 2.200 bisnis awalnya terdampak.
  • Sistem pemanas rumah dan fasilitas publik seperti stasiun kereta, papan informasi elektronik, serta lampu jalan juga terganggu.
  • Warga diimbau menghemat penggunaan ponsel, tetap aman, dan waspada terhadap suhu dingin.

Penyelidikan

Polisi Berlin menurunkan puluhan petugas ke lokasi kebakaran dan menyatakan sedang menyelidiki kemungkinan aksi pembakaran disengaja. Pihak berwenang belum mengungkap tersangka atau motif.

Baca Juga :  Gebyar Gerakan Zero Stunting Bakal Meriahkan Peringatan Hari Keluarga Nasional, Simak Keseruan Rangkaiannya!

Franziska Giffey, Senator Berlin untuk Urusan Ekonomi, menyebut situasi ini sebagai pemadaman listrik yang serius, memengaruhi rumah tangga, bisnis, serta fasilitas kesehatan dan sosial.

Warga di Berlin diharapkan bersabar sementara tim teknisi bekerja memulihkan listrik sepenuhnya, yang diperkirakan baru selesai dalam beberapa hari mendatang.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru