BKKBN JABAR JAJAKI KOLABORASI DENGAN WAKAF SALMAN UNTUK PERCEPAT IMPLEMENTASI GENTING

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Gencar perluas kolaborasi pentahelix untuk percepat implementasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi kali ini menjajaki potensi kerja sama dengan Lembaga Wakaf Salman melalui pertemuan audiensi bertempat di ruang rapat pimpinan BKKBN Jawa Barat, (12/02/2025).

“Kami memiliki Program Genting dengan target target 207.189 keluarga untuk intervensi pencegahan stunting, target tersebut berdasarkan pada kriteria keluarga dengan ibu hamil dan bayi di bawah usia 2 tahun, tepatnya di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” ucap Dadi.

Baca Juga :  BKB Seruni Mewakili BKKBN Jawa Barat Terbaik Tingkat Nasional Regional II

Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) merupakan program nasional berbasis gotong royong untuk mengatasi stunting di Indonesia. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN menginisiasi Genting sebagai upaya gotong royong lintas sektor untuk mempercepat penurunan stunting.

Program ini menghubungkan Orang Tua Asuh (OTA) dengan 1 juta Keluarga Berisiko Stunting, memberikan dukungan nutrisi dan pemantauan kesehatan selama 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Baca Juga :  Pembaruan Pengelolaan Kinerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Tahun 2025 Resmi Dirilis

Sementara itu, Wakaf Salman di bawah naungan Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB, telah berdiri sejak 2016 dan banyak berdedikasi mengelola wakaf secara produktif untuk menopang kemajuan bersama.

Dengan kerja sama ini, wakaf salman akan jadi lembaga filantropi untuk funding dana OTA ke keluarga sasaran.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Gandeng PT IKI Cetak Welder Profesional Lewat Program PKK
Emas Dunia Terjun Bebas, Ini 5 Penyebab Utama Harga Logam Mulia Anjlok
Dua Pekan Dibuka, Pendaftaran TKA Catat 8.5 Juta Peserta
Prabowo Ungkap Dampak Besar Program MBG, Kesehatan Gratis, dan Pendidikan bagi Ekonomi Rakyat
Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa, Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Indonesia Sejahtera
Cerdas Investasi Emas Digital, Ini 5 Hal Penting Sebelum Memilih Platform
Perkuat Manajemen Talenta Murid melalui Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025
Wamen Fajar: Kecerdasan Artifisial Bukan Ancaman, Guru Tetap Kunci Pendidikan Masa Depan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:52 WIB

Kemendikdasmen Gandeng PT IKI Cetak Welder Profesional Lewat Program PKK

Rabu, 4 Februari 2026 - 04:41 WIB

Emas Dunia Terjun Bebas, Ini 5 Penyebab Utama Harga Logam Mulia Anjlok

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:13 WIB

Dua Pekan Dibuka, Pendaftaran TKA Catat 8.5 Juta Peserta

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:06 WIB

Prabowo Ungkap Dampak Besar Program MBG, Kesehatan Gratis, dan Pendidikan bagi Ekonomi Rakyat

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa, Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Indonesia Sejahtera

Berita Terbaru