KARAWANG, KLOPAKINDONESIA.COM – PT Bio Farma (Persero) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 10.000 bibit mangrove di Desa Muarabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma berkolaborasi dengan Forum CSR Tenant Indotaisei Industrial Tenant dan masyarakat setempat dalam upaya memperkuat ekosistem pesisir. Sebanyak 10.000 bibit mangrove jenis Rhizophora diserahkan dari total 20.500 bibit yang berhasil dihimpun melalui dukungan berbagai pihak.
Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif pelestarian pesisir yang telah dilakukan Bio Farma pada 2023 dan 2025. Dalam dua periode tersebut, perusahaan telah menanam 8.600 bibit mangrove sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kawasan pesisir sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan.
Kepala Divisi TJSL, HSE, Aset, dan Umum Bio Farma, Hidayat Setiadji, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove.
“Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-136 Bio Farma pada 6 Agustus 2026 serta Hari Internasional untuk Konservasi Ekosistem Mangrove yang diperingati setiap 26 Juli, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan merehabilitasi ekosistem mangrove. Upaya tersebut membutuhkan aksi nyata dan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta masyarakat,” ujar Hidayat.
Menurutnya, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan penghijauan, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Penguatan ekosistem mangrove diharapkan dapat mendukung mitigasi perubahan iklim melalui optimalisasi ekosistem blue carbon, sekaligus meningkatkan ketahanan kawasan pesisir,” tambahnya.
Kepala Desa Muarabaru, Ato Sukanto, mengapresiasi kontribusi Bio Farma dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Mewakili pemerintah desa, kami menyampaikan terima kasih atas kontribusi dan dukungan dari dunia industri serta komunitas setempat. Berkat kolaborasi yang baik dari seluruh pihak, kegiatan penanaman mangrove ini dapat terlaksana dan diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” katanya.
Ekosistem mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan kawasan pesisir. Selain melindungi garis pantai dari abrasi, mangrove menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna, menopang kehidupan masyarakat pesisir, serta berfungsi sebagai penyerap karbon alami yang efektif dalam menekan emisi gas rumah kaca.
Melalui kegiatan ini, Bio Farma menegaskan komitmennya terhadap implementasi ESG, khususnya dalam aspek pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan tata kelola perusahaan yang kolaboratif. Inisiatif tersebut juga sejalan dengan semangat transformasi BUMN dalam ekosistem Danantara yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga penciptaan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
Ke depan, Bio Farma menyatakan akan terus mendukung berbagai program keberlanjutan melalui kolaborasi lintas sektor guna menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mewujudkan masa depan yang lebih sehat, tangguh, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
(Redaksi KlopakIndonesia.com)


























