Kemendikdasmen Luncurkan ImajiNation 2026, Kompetisi Koding Visual Nasional untuk Guru dan Murid

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Assemblr EDU dan didukung Samsung for Education resmi meluncurkan ImajiNation 2026, Kompetisi Nasional Koding Visual bagi guru dan murid. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) di satuan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi visual coding, pemodelan tiga dimensi (3D), serta Augmented Reality (AR).

Peluncuran ImajiNation 2026 sekaligus mendukung penguatan transformasi pendidikan digital melalui ekosistem Rumah Pendidikan, yang mengintegrasikan berbagai layanan pembelajaran digital bagi sekolah di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kompetisi tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan membuat program komputer, tetapi juga membangun cara berpikir komputasional yang sistematis, kreatif, kolaboratif, dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan.

“ImajiNation memiliki semangat yang sama untuk mendukung implementasi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial di satuan pendidikan. Yang ingin kita bangun sesungguhnya bukan sekadar kemampuan menulis kode program, melainkan cara berpikir yang sistematis, kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga mengajak para guru di seluruh Indonesia untuk menjadikan kompetisi ini sebagai ruang menghadirkan inovasi pembelajaran sekaligus membimbing peserta didik agar berani bertanya, bereksperimen, berkolaborasi, dan mengubah ide menjadi solusi yang bermanfaat.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipul Hayat, menilai keberhasilan kompetisi tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi juara, melainkan dari pengalaman belajar yang diperoleh peserta selama proses berlangsung.

Baca Juga :  Komisi III DPR Responsif Tangani Kasus Hukum, Dorong Reformasi hingga RUU Perampasan Aset

“Keberhasilan sebuah kompetisi tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi dari seberapa banyak peserta yang memperoleh pengalaman belajar yang bermakna. Karena itu saya mengajak Bapak dan Ibu untuk menjadikan ImajiNation 2026 sebagai bagian dari proses pembelajaran di sekolah,” katanya.

Staf Khusus Menteri Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan, Muhammad Muchlas Rowi, menambahkan bahwa transformasi digital pendidikan harus mampu membentuk pola pikir kreatif, kritis, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah nyata.

ImajiNation 2026 menargetkan partisipasi lebih dari 11.000 peserta dari 2.000 sekolah yang tersebar di 38 provinsi. Kompetisi dibuka untuk murid jenjang SD/sederajat, SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, serta guru.

Melalui platform Assemblr EDU, peserta dapat membuat proyek digital interaktif menggunakan visual coding, teknologi 3D, dan Augmented Reality tanpa harus menguasai bahasa pemrograman berbasis teks maupun menggunakan perangkat keras khusus.

Founder dan CEO Assemblr EDU, Hasbi Asyadiq, mengatakan kompetisi ini menjadi ruang kolaborasi agar guru dan murid Indonesia dapat belajar, berkarya, dan berinovasi melalui teknologi.

Selain kompetisi, peserta juga akan mendapatkan pembelajaran berbasis proyek hingga babak Grand Final. Samsung for Education turut memberikan pendampingan kepada guru dan murid melalui pemanfaatan teknologi Galaxy.

Baca Juga :  Aset bank bjb Tumbuh 16,6%, Selangkah Lagi Menjadi 10 Bank Terbesar di Indonesia

Kompetisi akan berlangsung dalam dua tahap, yakni babak kualifikasi nasional secara daring dan Grand Final secara luring pada Oktober 2026. Salah satu agenda utama pada babak final adalah kompetisi langsung koding visual jenjang SMP yang mempertemukan empat tim terbaik untuk mengembangkan dan mempresentasikan proyek mereka di hadapan dewan juri dan publik.

Acara puncak juga akan diramaikan dengan Education Expo yang mempertemukan murid, guru, sekolah, instansi pemerintah, perusahaan teknologi, serta berbagai mitra pendidikan. Karya terbaik peserta selanjutnya akan dimanfaatkan melalui Rumah Pendidikan, termasuk sebagai konten pembelajaran pada Papan Interaktif Digital (PID).

Pendaftaran ImajiNation 2026 dibuka secara gratis melalui platform Assemblr EDU. Peserta dapat memilih salah satu dari tiga tema yang disediakan, yaitu Dream Quest, Eco Quest, dan Culture Quest, untuk dikembangkan menjadi proyek digital interaktif yang akan dinilai oleh dewan juri tingkat nasional.

Melalui kolaborasi ini, Kemendikdasmen berharap ImajiNation 2026 mampu melahirkan lebih banyak kreator digital muda yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat implementasi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial di seluruh Indonesia.

Jika diinginkan, saya juga dapat membuat poster berita 1200×675, poster Instagram 1080×1350, serta thumbnail YouTube bertema ImajiNation 2026 dengan nuansa teknologi, AR, dan coding.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi X Setujui Anggaran Kemendikdasmen Rp89,1 Triliun untuk Pendidikan 2027
Kemendikdasmen Buka Bantuan Kuliah S1/D4 untuk 150 Ribu Guru melalui PKA
Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026
ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027
Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV
Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI
GENTING Sasar 27.051 Keluarga Berisiko Stunting di Indramayu

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 04:21 WIB

Komisi X Setujui Anggaran Kemendikdasmen Rp89,1 Triliun untuk Pendidikan 2027

Rabu, 23 September 2026 - 04:17 WIB

Kemendikdasmen Buka Bantuan Kuliah S1/D4 untuk 150 Ribu Guru melalui PKA

Sabtu, 19 September 2026 - 12:01 WIB

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 07:02 WIB

Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

Berita Terbaru

Ilmu Pengetahuan

Mengapa AI Membutuhkan Banyak Air dan Listrik? Ini Penjelasannya

Senin, 21 Sep 2026 - 07:47 WIB