BIO FARMA DUKUNG PROGRAM VAKSINASI INFLUENZA TIM SATGAS KEMENDAGRI UNTUK PEMULIHAN LAYANAN PUBLIK DI ACEH TAMIANG

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang, 02 Januari 2026 — Dalam rangka upaya pemulihan pasca bencana di Aceh Tamiang, PT Bio Farma (Persero) mendukung arahan Kementerian Dalam Negeri dalam pemulihan layanan publik di daerah bencana, dengan menyediakan lebih dari 1000 dosis vaksin influenza pada program vaksinasi untuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang terdiri dari kepada praja dan pegawai Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Vaksin ini ditujukan untuk 1.134 praja dan pegawai IPDN yang diberangkatkan ke daerah bencana pada minggu pertama Januari 2025.

Rektor IPDN, Halilul Khairi menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini sebagai upaya mengaktifkan kembali pelayanan publik di daerah bencana.

“Sesuai arahan dari Menteri Dalam Negeri, kami mendapat mandat untuk menurunkan praja serta pegawai pendamping dari IPDN sebanyak 1134 personil ke Aceh Tamiang untuk mengaktifkan Kembali layanan publik yang terdampak bencana, seperti kantor pemerintahan, layanan kesehatan, dan pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya bagi perlindungan kesehatan Tim Satgas Kemendegari selama bertugas disana.” Kata Halilul.

Baca Juga :  Kepala BBKKBN Apresiasi Terhadap Para Pihak yang Aktif Berkiprah Dalam Program Pembangunan Keluarga, KB dan PPS

Daerah bencana sering menjadi sarang penyakit karena sanitasi buruk, kurangnya air bersih, kerumunan pengungsi, dan lingkungan lembab, memicu beragam penyakit diantaranya adalah influenza. Influenza dapat mudah menular di daerah bencana karena kondisi lingkungan yang buruk dan daya tahan tubuh pengungsi yang menurun akibat stres, kelelahan, serta kurangnya asupan nutrisi mempermudah penyebaran virus.

Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bio Farma dalam mendukung kegiatan pemerintah, utamanya yang saat ini dalam pemulihan pasca bencana.

Baca Juga :  Pemerintah Berhasil Sita 1,2 Ton Narkoba, Waka DPR Apresiasi Bukti Implementasi Asta Cita

“Kami berkomitmen menghadirkan solusi preventif bagi tim Satgas yang rentan terpapar penyakit selama bertugas di daerah bencana. Melalui kegiatan vaksinasi ini, kami berharap para petugas dapat secara optimal mempercepat pemulihan pasca bencana, dan layanan publik segera aktif kembali di daerah bencana,” terang Kamelia.

Bio Farma sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang farmasi akan terus bersinergi dengan lembaga pemerintah untuk dapat membantu masyarakat dalam pemulihan pasca bencana, harapannya Bio Farma dapat terus berkontribusi untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS
Harga Emas Naik, Kemendag Tetapkan HPE US$142.154 per Kilogram
KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau
Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026
Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan
DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:01 WIB

PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS

Selasa, 1 September 2026 - 20:23 WIB

Harga Emas Naik, Kemendag Tetapkan HPE US$142.154 per Kilogram

Selasa, 1 September 2026 - 16:30 WIB

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau

Selasa, 1 September 2026 - 16:25 WIB

Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026

Berita Terbaru