BIO FARMA DAN POGI GELAR VAKSINASI HPV MASSAL UNTUK 500 PEREMPUAN INDONESIA

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 23 Desember 2025 — Dalam momentum peringatan Hari Ibu, PT Bio Farma (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi HPV Massal: Perlindungan 500 Perempuan Menuju 500 Tahun DKI Jakarta di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menargetkan 500 perempuan dewasa muda di DKI Jakarta dan diusulkan untuk mencatatkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai vaksinasi HPV serentak terbanyak untuk kelompok usia tersebut.

Kegiatan ini bertujuan mendorong pencegahan kanker serviks secara masif dan berkelanjutan melalui pelaksanaan vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) serentak, sekaligus meningkatkan kesadaran publik bahwa kesehatan perempuan merupakan prioritas nasional yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia) yang digagas oleh POGI.

Acara dibuka oleh Ketua Umum PP POGI, Budi Wiweko, yang menegaskan bahwa vaksinasi HPV massal ini menjadi wujud nyata komitmen SPRIN dalam memberikan perlindungan menyeluruh terhadap kesehatan reproduksi perempuan Indonesia melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis kolaborasi.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Amurwani Dwi Lestariningsih, menyampaikan bahwa upaya pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

Baca Juga :  Kiprah Lulusan Program PKW Tekun Tenun: Melestarikan Budaya, Menggerakkan Ekonomi Lokal

“Pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, karena perempuan yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat dan berkualitas. Melalui kolaborasi antara berbagai stakeholder, kami meyakini bahwa akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi perempuan dapat terus diperluas. Melindungi perempuan berarti melindungi masa depan Indonesia.“ ujar Amurwani.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang turut hadir pada kegiatan tersebut, menyambut baik pelaksanaan vaksinasi HPV massal sebagai langkah konkret dalam peningkatan kualitas kesehatan perempuan.

“Saya menyambut baik inisiatif POGI dalam menyelenggarakan kegiatan 500 Vaksin HPV Gratis menuju 500 Tahun Jakarta. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan perempuan, khususnya dalam pencegahan kanker serviks. Vaksinasi merupakan salah satu langkah preventif yang telah terbukti efektif serta menjadi bagian penting dari sistem kesehatan nasional” ujar Pramono.

Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, menegaskan komitmen Bio Farma sebagai BUMN Kesehatan dalam memperluas akses layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi perempuan.

“Sebagai BUMN Kesehatan, Bio Farma memiliki mandat strategis untuk menjaga ketahanan dan kemandirian kesehatan nasional. Pada kegiatan ini, Bio Farma berkontribusi melalui penyediaan vaksin HPV kuadrivalen Nusagard yang memberikan perlindungan terhadap HPV tipe 6, 11, 16, dan 18, tipe yang berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks. Kontribusi ini merupakan wujud nyata komitmen Bio Farma dalam memperluas akses perlindungan kesehatan bagi perempuan Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga :  JABAR PUNYA KAPER ANYAR: MENDUKBANGGA DORONG INOVASI DAN INTEGRASI PROGRAM STRATEGIS

Kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia. Data nasional menunjukkan bahwa setiap sekitar 25 menit, satu perempuan Indonesia meninggal akibat penyakit ini, meskipun hingga 90 persen kasus kanker serviks dapat dicegah melalui vaksinasi HPV dan deteksi dini.

Kolaborasi Bio Farma dan POGI ini sejalan dengan arah kebijakan nasional, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan peran perempuan. Bio Farma menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia produk kesehatan, tetapi juga sebagai BUMN yang menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Sejak 2016, Bio Farma secara konsisten berkontribusi dalam program pencegahan kanker serviks nasional melalui penyediaan vaksin HPV untuk program imunisasi, serta dukungan reagen dan alat kesehatan untuk program deteksi HPV DNA di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru