Bio Farma dan Fapon Bioindustries Indonesia Perkuat Kemandirian Kesehatan Nasional melalui Kerja Sama Pengembangan IVD

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dongguan, RRT (08/12) PT Bio Farma (Persero) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Fapon Bioindustries Indonesia, anak usaha dari Fapon Biotech, dalam pengembangan serta produksi produk In-Vitro Diagnostics (IVD) di Indonesia. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor Pusat Fapon Biotech, Dongguan, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Bio Farma dalam memperkuat kemandirian industri kesehatan nasional, khususnya di bidang diagnostik, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Penguatan kapasitas produksi IVD di dalam negeri dinilai krusial dalam mendukung ketahanan sistem kesehatan nasional secara berkelanjutan.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Kepala Divisi Perencanaan dan Strategi Bisnis Bio Farma, Dicky Mahardhika Taryono, bersama CEO Fapon Indonesia, Dyah Juliana Pudjiati. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat penguasaan teknologi diagnostik di dalam negeri sekaligus memperkuat struktur industri kesehatan nasional.
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kemandirian kesehatan nasional.
“Kami sangat menyambut baik kerja sama dengan Fapon untuk membawa metode dan teknologi produksi IVD ke dalam negeri. Inisiatif ini akan memperkuat kapabilitas Bio Farma dalam memproduksi perangkat diagnostik mutakhir guna memenuhi kebutuhan layanan kesehatan nasional,” kata Shadiq.
Presiden Fapon Biotech, Ben He, menegaskan komitmen perusahaannya untuk berkontribusi dalam penguatan sektor kesehatan Indonesia melalui kemitraan strategis dengan Bio Farma.
“Merupakan kehormatan bagi Fapon untuk dapat bekerja sama dengan Bio Farma. Kami percaya bahwa alih teknologi ini akan memudahkan akses pasar Indonesia terhadap solusi diagnostik terkini sekaligus mendukung pembangunan layanan kesehatan yang berkelanjutan.” ungkapnya.
Teknologi IVD sendiri merupakan perangkat dan metode diagnostik yang digunakan untuk mendeteksi penyakit, kondisi kesehatan, maupun infeksi melalui pengujian sampel biologis seperti darah, urin, atau jaringan tubuh di luar tubuh manusia. Peran IVD sangat penting dalam sistem layanan kesehatan modern karena memungkinkan proses diagnosis yang cepat dan akurat sebagai dasar pengambilan keputusan klinis.
Ke depan, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada transfer teknologi produksi IVD, tetapi juga membuka peluang pengembangan dan inovasi teknologi medis lainnya. Sinergi Bio Farma dan Fapon diharapkan dapat memperkuat kemandirian diagnostik nasional, mendorong substitusi impor alat kesehatan, serta mempercepat terwujudnya ketahanan kesehatan nasional yang tangguh dan berdaya saing di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga :  Beras SPHP Disalurkan Mulai 8 Juli 2025, Harga Terjangkau dan Penyaluran 6 Bulan
Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil
Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay
Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan
Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global
Saep “Bos Copet” Preman Pensiun Meninggal Dunia, Ini Sosok dan Perjalanan Hidup Icuk Baros
Prabowo Pastikan Stok Beras Aman 10 Bulan, Pemerintah Siapkan Antisipasi El Nino Godzilla
720 ASN Pemprov Jabar Dilantik di Desa Sukawangi, Dedi Mulyadi Tekankan Pelayanan untuk Rakyat

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Senin, 22 Juni 2026 - 10:55 WIB

Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:04 WIB

Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:39 WIB

Saep “Bos Copet” Preman Pensiun Meninggal Dunia, Ini Sosok dan Perjalanan Hidup Icuk Baros

Berita Terbaru

NEWS

Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay

Senin, 22 Jun 2026 - 10:55 WIB