Air Bersih dan Jaringan Komunikasi Pulih, Warga Aceh Tamiang Mulai Bangkit Pascabanjir

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang – Ketersediaan air bersih dan akses komunikasi bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang mulai berangsur pulih. Setelah sempat mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan harian, warga kini kembali dapat minum, memasak, beribadah, serta menghubungi keluarga.

Sebanyak 118 tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter telah dikirimkan ke wilayah-wilayah yang sumber airnya tercemar akibat banjir. Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap selama sepekan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan pasokan air bersih.

Di saat yang sama, akses komunikasi warga juga mulai pulih, seiring aktifnya kembali jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak. Warga kini dapat mengabari keluarga, mengakses informasi penting, serta mengurus kebutuhan dasar pascabanjir.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa fokus pemulihan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan paling mendasar masyarakat.

“Hari ini kami berangkatkan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga dari Kemkomdigi dan mitra. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi keluarga dan saudara-saudari kita yang ada di wilayah terdampak, khususnya di Aceh Tamiang,” ujar Meutya saat pelepasan bantuan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Minggu (28/12/2025).

Selain air bersih, warga juga menerima bantuan obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda dengan fasilitas MCK, serta kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah turut menyiapkan alat berat dan sumur bor untuk membersihkan lumpur serta memulihkan lingkungan permukiman warga.

Baca Juga :  Geger Kerangka Mayat Ibu dan Anak di Tanimulya Bandung Barat

Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi Kemkomdigi bersama Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XLSmart, serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Larang Aktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Warga Diminta Waspada

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu warga Aceh Tamiang kembali menjalani aktivitas harian dan menata kehidupan pascabanjir.

Sementara itu, Meutya mengungkapkan bahwa progres pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak telah melampaui 95 persen. Namun, di beberapa titik seperti Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, jaringan masih bergantung pada pasokan listrik dan berada di kisaran 60 hingga 80 persen.

“Pemulihan jaringan sangat bergantung pada ketersediaan pasokan listrik. Kami terus memantau titik-titik tersebut untuk mempercepat proses pemulihannya,” jelas Meutya.

Kemkomdigi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemulihan konektivitas, guna memastikan informasi darurat tetap tersampaikan, layanan publik berjalan, dan komunikasi keluarga tidak terputus.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru