Geger Kerangka Mayat Ibu dan Anak di Tanimulya Bandung Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Warga Perumahan Tanimulya Indah dikejutkan dengan ditemukannya 2 mayat di atas kasur di salah satu rumah di perumahan Tanimulya Indah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin  (29/7/2024). Kondisi dua mayat sudah menjadi kerangka.

Menurut informasi yang dihimpun, rumah tersebut selama ini dianggap kosong sejak empat tahun lalu ketika pemilik rumah mengajukan surat pindah. 

Keadaan rumah yang dipenuhi rumput liar dan ilalang tinggi semakin memperkuat anggapan tersebut. 

Warga sekitar juga tidak pernah mencium bau menyengat dari rumah itu, sehingga penemuan ini menjadi sangat mengejutkan bagi mereka.

Baca Juga :  Kemenperin: Penerapan Standardisasi Bikin Kinclong Performa Industri Keramik

Identitas kedua kerangka tersebut diduga adalah Indah Hayati (55) dan anaknya, Elia Imanuel Putra (24), yang merupakan istri dan anak dari Mudjoyo Tjandra. Mayat ditemukan terbaring di dua kasur berbeda di dalam satu ruangan kamar tidur.

Penemuan dua kerangka mayat tersebut berawal saat Mudjoyo Djandra, suami dari Indah hendak mengunjungi keduanya yang selama ini sudah berpisah dan lama tidak bertemu. Mereka tinggal di rumah yang sudah lama tidak terawat.

Mudjoyo Djandra datang ke rumahnya untuk mengambil mengambil surat-surat penting. Namun, melihat kondisi rumah digembok dan terkunci dari dalam.

Mudjoyo akhirnya mengajak tetangganya untuk membuka paksa pintu rumah. Hingga akhirnya didapati istri dan anaknya sudah menjadi kerangka di kamar.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Gandeng PT IKI Cetak Welder Profesional Lewat Program PKK

Mudjoyo mengungkapkan bahwa ia terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya pada November 2018. 

Menurut Pj Kepala Desa Tani Mulya dan pihak kepolisian, antara suami- istrinya sudah pisah dan tidak berkomunikasi sejak 2018 lalu.

Sementara Kapolsek Padalarang, AKP Kusmawan mengatakan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi, dugaan awal keduanya meninggal itu karena mengunci diri. Keduanya sudah lama tidak komunikasi dengan warga termasuk dengan suaminya yang tinggal di Cirebon.
 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru