Guru Apresiasi Program Rumah untuk Guru Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Guru sambut baik dan apresiasi atas perhatian pemerintah dengan memberikan Program Rumah untuk Guru Indonesia. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan Badan Pusat Statistik.

Dalam acara penandatangan nota kesepahaman (MoU) sekaligus Serah Terima Kunci, penghargaan bagi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa; Radia Nurjanah, guru TK Islam Nurul Yaqin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah yang telah memberikan rumah bersubsidi untuk guru. Radia yang sudah mengajar selama 21 tahun mengaku sangat bahagia karena akhirnya dia bisa memiliki rumah sendiri.

“Saya sebelumnya tidak punya rumah dan Alhamdulillah Pemerintah telah memfasilitasi guru-guru untuk memiliki rumah. Harapan saya, semoga Pemerintah lebih terus memperhatikan kesejahteraan guru-guru, terutama mereka yang belum memiliki hunian yang layak,” terang Radia saat menghadiri acara tersebut, di Perumahan Pesona Kahuripan 11, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/3).

Baca Juga :  Tragis! Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Pelatih Valencia dan 3 Anaknya Tewas

Apresiasi juga disampaikan oleh Tatang Riyanto, guru SMAN 1 Cileungsi. Program ini menurutnya sangat memotivasi guru untuk mengajar lebih giat lagi. Tatang Riyanto yang sudah mengajar selama 8 tahun. “Rumah yang saya ambil di sini jaraknya dekat dengan tempat saya mengajar. Dengan begitu, saya tidak merasa kelelahan menempuh perjalanan ke sekolah dan dengan kondisi segar, saya bisa lebih bersemangat mengajar anak-anak,” ujar Tatang yang sudah mengajar selama 8 tahun, dan juga seorang perantau dari Brebes, Jawa Tengah dan selama ini tinggal di kos-kosan bersama istrinya.

Baca Juga :  BKKBN Apresiasi Kabupaten Ciamis Menerbitkan Perbup IMP Pertama Se-Indonesia

Selain itu, ada juga debitur yang bernama Ika Mustikawati, Guru PJOK di SMPN 1 Kramatwatu. Sebelumnya, ia harus menempuh 1,5 jam perjalanan dari tempat tinggalnya ke sekolah. “Terkadang melelahkan namun anak-anak adalah semangat saya untuk datang ke sekolah,” ungkap Ika.

Sudah sejak lama Ika mendambakan memiliki rumah yang dekat dengan sekolah sehingga ia bisa punya lebih banyak waktu mempersiapkan materi pembelajarannya dan bisa hadir ke sekolah dalam kondisi bugar. Akhirnya, Ika memberanikan diri mengajukan Kredit Perumahan Rakyat (KPR). “Alhamdulillah, sekarang saya punya rumah. Ini seperti mimpi yang menjadi nyata karena sekarang saya memiliki rumah yang dekat dengan sekolah. Untuk teman-teman guru seperjuangan, tetap semangat,” ucap Ika penuh haru.

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Nebis in Idem dalam Kasus Irfan Suryanagara
Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan
BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak
Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati
Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida
KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kementerian Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Nebis in Idem dalam Kasus Irfan Suryanagara

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:49 WIB

Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida

Berita Terbaru