Tragis! Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Pelatih Valencia dan 3 Anaknya Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

KLOPAKINDONESIA.COM – Tragedi laut terjadi di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebuah kapal wisata dilaporkan tenggelam saat berlayar di sekitar Pulau Padar, menewaskan empat orang, termasuk pelatih klub sepak bola asal Spanyol, Valencia CF, beserta tiga anaknya. Peristiwa ini menyita perhatian internasional dan memicu duka mendalam, khususnya di dunia olahraga.

Berikut 9 fakta penting tenggelamnya kapal wisata di Labuan Bajo:

  1. Terjadi di Perairan Pulau Padar
    Insiden tenggelamnya kapal wisata terjadi di perairan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
  2. Kejadian pada Jumat Malam
    Kapal dilaporkan tenggelam pada Jumat malam, 26 Desember 2025, saat sedang melakukan perjalanan wisata laut bersama para penumpang.
  3. Kapal Wisata Jenis Pinisi
    Kapal yang mengalami kecelakaan merupakan kapal wisata jenis pinisi yang kerap digunakan untuk mengangkut wisatawan menjelajahi perairan Labuan Bajo.
  4. Mengangkut 11 Orang
    Total terdapat 11 orang di dalam kapal, terdiri dari enam wisatawan, empat kru kapal, dan satu pemandu wisata.
  5. Diduga Mati Mesin dan Dihantam Gelombang Tinggi
    Berdasarkan keterangan awal, kapal mengalami mati mesin, lalu dihantam gelombang tinggi sekitar 2–3 meter, menyebabkan kapal oleng dan akhirnya tenggelam.
  6. Empat Orang Meninggal Dunia
    Sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Fernando Martín Carreras, pelatih tim wanita Valencia CF, serta tiga anaknya.
  7. Istri dan Satu Anak Selamat
    Istri korban bersama satu anak lainnya berhasil selamat setelah dievakuasi tim penyelamat. Korban selamat lainnya adalah kru kapal dan pemandu wisata.
  8. Tujuh Orang Berhasil Dievakuasi
    Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan tujuh orang, sementara proses pencarian dan evakuasi korban dilakukan dalam kondisi laut yang cukup menantang.
  9. Cuaca Buruk Hambat Proses Pencarian
    Proses pencarian dan evakuasi sempat terkendala cuaca buruk, gelombang kuat, dan jarak pandang terbatas, meski serpihan kapal berhasil ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga :  Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Tragedi ini memicu duka mendalam dari berbagai pihak, termasuk Valencia CF yang secara resmi menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu pelatih mereka bersama anak-anaknya. Kejadian ini juga menjadi sorotan terkait aspek keselamatan pelayaran wisata di kawasan destinasi super prioritas Labuan Bajo.

Baca Juga :  DADI AHMAD ROSWANDI NAHKODAI IKASMANTIKA 2025–2030, DARI NOSTALGIA JADI KOLABORASI

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti tenggelamnya kapal serta mengevaluasi standar keselamatan kapal wisata di wilayah tersebut.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik
Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:43 WIB

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Berita Terbaru