Dedi Mulyadi Akan Ubah Minibus Kendaraan Dinas Gubernur Jadi Mobil Rumah Sakit

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan mengubah minibus yang merupakan salah satu kendaraan dinas gubernur menjadi mobil rumah sakit. Nantinya, mobil rumah sakit dilengkapi dengan beberapa alat kesehatan yang dapat memberikan layanan kepada masyarakat.

“Pak Sekda nanti sama bapak alokasikan ini (minibus) ubah jadi mobil rumah sakit,” ucap Dedi, dalam video yang diunggah di akun YouTube pribadinya.

Baca Juga :  Apresiasi Liga Bulutangkis Kemendikdasmen 2025, Wamenpora Taufik Harap Junjung Sportivitas

“Yang ada pemeriksaan jantung, pemeriksaan ibu hamil. Kalau bisa, bisa mendeteksi kanker di sini, pemeriksaan darah,” imbuhnya.

Dengan mengubah minibus kendaraan dinas gubernur menjadi mobil rumah sakit, Dedi berharap masyarakat dapat memanfaatkannya.

“Jadi gubernur itu punya mobil rumah sakit, tapi bukan buat saya tapi masyarakat,” ucap Dedi.

Selain itu, Dedi juga akan mengalokasikan sejumlah kendaraan dinas gubernur untuk perangkat daerah. Salah satunya kendaraan roda dua yang dapat memperkuat layanan Dinas Perhubungan Jabar.

Baca Juga :  Saka Kencana Meriahkan Raimuna Daerah Jawa Barat XIV

“Pak Sekda, ini (sepeda motor) saya gak mungkin pakai. Sayang. Kira-kira cocoknya untuk apa? Dishub? Dishub bisa. Patroli agar bantu polisi tidak macet-macet di Jawa Barat itu jalurnya. Keliling. Ini untuk Dishub, ubah menjadi motor dinas untuk Dishub,” tutur Dedi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru