KKP-RI Sasakadana Kabupaten Garut Gelar RAT Tahun Buku 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koperasi Konsumen Pegawai Republik Indonesia (KKP-RI) Sasakadana Kabupaten Garut mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-70 Tahun Buku 2024, bertempat di Aula KKP-RI Sasakadana, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Rabu (22/1/2025).

Mengusung tema “Perubahan Tata Kelola Koperasi yang Tangguh dan Berdaya Saing, Kita Wujudkan Bersama dengan Partisipasi Aktif Anggota”, kegiatan ini menjadi ajang evaluasi kinerja koperasi.

Pelaksana Teknis (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Dedi Mulyadi, yang hadir dalam acara tersebut, menekankan pentingnya RAT sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi pengelolaan koperasi kepada para anggotanya.

“Kita harus mengetahui, karena koperasi ini dari kita, oleh kita untuk kita. Jadi maju mundurnya Koperasi Sasakadana adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk anggotanya,” ujar Dedi. Ia juga mendorong partisipasi aktif anggota dalam menjaga keberlangsungan koperasi agar tetap sehat dan kompetitif.

Baca Juga :  Hari Guru Nasional 2024, Mendikdasmen Upayakan Kesejahteraan Guru Lewat Sertifikasi

Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdhin menekankan bahwa RAT merupakan wujud nyata dari prinsip akuntabilitas dan transparansi yang berkaitan dengan pertanggung pengelolaan koperasi.

“RAT itu perwujudan dari dimensi transparansi, jadi keterbukaan informasi dalam kaitan tata kelola koperasi itu disampaikan secara jujur, terbuka, dan objektif dalam sebuah laporan,” katanya.

Ridzky menegaskan, RAT merupakan pilar demokrasi, di mana setiap anggota diperbolehkan untuk berbicara ataupun berpendapat sesuai dengan konteksnya. Hal ini merupakan suatu bentuk evaluasi dalam pengembangan koperasi ke depannya.

Baca Juga :  Capai Rp8,57 Triliun Hingga Akhir 2024, Realisasi Investasi di Kota Bandung Lampaui Target

Pada kesempatan tersebut, Ketua KKP-RI Sasakadana, Suhartono menyampaikan perubahan nomenklatur koperasi dari sebelumnya Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Sasakadana menjadi Koperasi Konsumen Pegawai Republik Indonesia (KKP-RI). Perubahan ini telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM RI, serta diikuti dengan pembaruan Nomor Induk Koperasi dan Nomor Induk Berusaha (NIB) sejak tahun 2024.

Dengan perubahan ini, cakupan anggota menjadi lebih luas. Tidak hanya pegawai pemerintah daerah, tetapi juga pensiunan, pekerja swasta, petani, peternak, dan masyarakat umum dapat menjadi anggota KKP Sasakadana.

“Mulai dari pegawai Pemda, pensiunan, kemudian swasta, petani, peternak dan masyarakat umumnya ini bisa masuk sebagai anggota KKP Sasakadana,” tandasnya

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru