Digitalisasi UMKM Tingkatkan 40 Persen Ekonomi Kampung Dinoyo, Menkomdigi: UMKM Kita Siap Bersaing!

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Januari 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung digitalisasi UMKM melalui acara “Upscaling UMKM Digital: Digitalize Culture through Technology.

Komitmen tersebut disampaikan Menkomdigi Meutya Hafid dalam kegiatan di Kampung Wisata Keramik Dinoyo, Malang, yang dihadiri oleh lebih dari 100 pelaku UMKM lokal dengan tujuan memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis melalui adopsi teknologi digital.

Dalam dialog interaktif dengan para pelaku UMKM, Menkomdigi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk upscale budaya lokal. “Kampung Wisata Keramik Dinoyo adalah bukti nyata bagaimana digitalisasi dapat mengangkat warisan budaya ke pasar global, menciptakan nilai tambah, dan membuka peluang baru bagi masyarakat,” ujar Meutya Hafid, Sabtu (4/1/2025).

Baca Juga :  Indonesia Jamin Keamanan World Water Forum ke-10 dari Ancaman Nuklir

Kampung Dinoyo memiliki 23 kios UMKM yang menghasilkan dan menjual Keramik. Setiap bulannya para pelaku UMKM keramim dapat menghasilkan 4-5 juta dari 1x produksi keramik dan setiap bulannya rata-rata omset yg mereka terima mencapai 20 – 24 juta. UMKM di Kampung Dinoyo ini membantu meningkatkan ekonomi Kampung Dinoyo sebesar 40%.

Dalam acara tersebut, Menkomdigi membekali para pelaku UMKM dengan pelatihan penggunaan platform digital, termasuk e-commerce, media sosial, dan aplikasi pembayaran. “Kami ingin memastikan bahwa teknologi dapat menjadi alat untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat daya saing UMKM kita,” tambah Meutya.

Baca Juga :  HGN Momentum Apresiasi Bangsa atas Keteguhan Guru dalam Mendidik Generasi Unggul

Pemerintah juga menunjukkan komitmennya melalui peluncuran program berkelanjutan yang mendukung UMKM dengan penyediaan infrastruktur internet andal di kawasan wisata.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal memberdayakan masyarakat dan menciptakan ekonomi yang lebih inklusif,” jelas Meutya Hafid.

Menkomdigi yakin langkah ini dapat menginspirasi UMKM lainnya di seluruh Indonesia untuk melakukan transformasi digital. “Dengan kolaborasi berbagai pihak, kita bisa menjaga keberlanjutan budaya lokal sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pasar global,” ujar Meutya Hafid mengakhiri.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru