Pemkot Bandung Siapkan Masa Transisi, Sinkronisasi Program Prioritas dengan Visi Pemimpin Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersiap menghadapi masa transisi kepemimpinan seiring penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 yang kini tengah berlangsung. Penyelarasan program prioritas menjadi fokus utama guna memastikan kesinambungan pembangunan daerah.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, A. Koswara menyatakan, program-program strategis yang telah berjalan perlu diselaraskan dan disesuaikan dengan visi serta misi kepala daerah terpilih.

“Kita perlu menyelaraskan rencana pembangunan yang sedang berjalan dengan janji kampanye dan program prioritas kepala daerah terpilih,” ujar Koswara saat memimpin Rapat Pimpinan dalam membahas Program Prioritas 2025 dan Transisi, Perwal Prioritas, Progress Pengaturan Jam Operasional, Laporan Indikator Makro Prioritas, dan Sinergi Program / Kegiatan dalam SIPD 2025 di Ruang Tengah, Balai Kota, Kamis 28 November 2024.

Baca Juga :  PPATK Dukung Asta Cita dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan dan Kejahatan Kepabeanan

Dalam upaya menciptakan masa transisi yang efektif, beberapa langkah strategis telah dirancang oleh Pemkot Bandung:

1. Memastikan Keberlanjutan Program Strategis Unggulan. Program unggulan seperti pengelolaan sampah, pengembangan kawasan Rancanumpang, dan penanganan kemacetan akan tetap menjadi prioritas.

2. Tim transisi akan meninjau dan menyesuaikan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) agar selaras dengan program 100 hari pertama kepala daerah terpilih. Dukungan anggaran yang memadai juga akan disiapkan.

3. Masa transisi ini menjadi waktu untuk meninjau kembali program yang kurang efektif. Program-program yang tidak memberikan dampak signifikan akan direvisi atau dihapuskan guna memaksimalkan efisiensi.

4. Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem. Dalam penyusunan RPJMD 2025, Pemkot Bandung menargetkan pertumbuhan ekonomi (LPE) sebesar 8 persen dan kemiskinan ekstrem 0 persen. Pemetaan sektor ekonomi unggulan akan dilakukan untuk mendukung pencapaian target tersebut.

Baca Juga :  Kedepankan Nilai Ketakwaan, Pembelajaran di Bulan Ramadan Diatur Edaran Bersama 3 Menteri

5. Indikator makro akan dirumuskan secara detail untuk memastikan arah pembangunan lima tahun ke depan memiliki pijakan yang kuat dan terukur.

Menurut Koswara, visi dan misi kepala daerah terpilih sudah memiliki kesinambungan dengan rencana yang ada. Namun, penyesuaian mendalam pada tingkat program dan sub-kegiatan diperlukan agar setiap langkah dapat dieksekusi secara optimal.

“Transisi ini adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan arah pembangunan yang jelas dan terukur. Dengan penyelarasan ini, Kota Bandung akan memiliki fondasi yang kokoh untuk lima tahun ke depan,” ungkap Koswara.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru