bank bjb dan BPJS Kesehatan Tantadatangani Kerjasama Peningkatan Layanan Fasilitas Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Bank bjb konsisten menjaga dan memperkuat komitmen untuk membangun sektor kesehatan agar semakin maju dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Komitmen tersebut, diwujudkan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara bank bjb dengan BPJS Kesehatan tentang Sinergi Peningkatan Kualitas Layanan program Jaminan Kesehatan Nasional Melalui Kerja Sama Antara Mitra Perbankan dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.

Penandatanganan perjanjian ini dilakukan oleh Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari dan Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Arief Witjaksono di Menara bank bjb, Bandung, Senin (29/7). Turut hadir menyaksikan jajaran management dari kedua belah pihak..

Dalam sambutannya, Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari menyampaikan, bank bjb sebagai salah satu perbankan terbesar di Indonesia, akan terus memberikan dukungan dalam upaya peningkatan Layanan Fasilitas Kesehatan.

bank bjb juga akan ikut berperan dalam menjangkau wilayah-wilayah kerja fasilitas kesehatan yang lebih dalam yang mungkin belum terjangkau oleh bank nasional, melalui dukungan fasilitas pembiayaan dalam upaya memastikan ketercukupan sarana dan prasarana layanan kesehatan.

Baca Juga :  Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP ke Daerah 3T, Tekankan Beasiswa Harus Berdampak ke Rakyat

“Melalui kerjasama ini, bank bjb berharap membantu meningkatkan sarana dan prasarana sehingga kualitas layanan kesehatan dapat lebih optimal,” ucap Nancy.

Dalam kerjasama ini, bank bjb berperan sebagai salah satu perbankan yang membantu pemenuhan fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, termasuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), dan sarana kesehatan penunjang lainnya.

Salah satu ruang lingkup kerjasama ini adalah fasilitas pembiayaan bagi fasilitas kesehatan mitra kerja BPJS Kesehatan yang digunakan untuk meningkatkan sarana dan prasarana.

“Dengan adanya skema pembiayaan ini, kami berharap dapat memberikan dukungan yang tepat sasaran bagi fasilitas kesehatan agar dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Nancy.

Disampaikan Nancy, bank bjb senantiasa berkomitmen untuk mendorong terwujudnya jaminan kesehatan yang berkualitas sehingga mendukung perekonomian dan pembangunan Indonesia yang lebih baik.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan dan perbankan telah memiliki program fasilitas pembiayaan khusus untuk Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) atau rumah sakit melalui Program Supply Chain Financing (SCF). Program SCF tersebut telah membantu cash flow rumah sakit agar likuiditas tetap terjaga. Kini, inovasi produk perbankan untuk pembiayaan fasilitas kesehatan dikembangkan untuk FKTP dan digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Pj Gubernur Jawa Barat Minta Izin Study Tour Diperketat Panca Kecelakaan Maut di Ciater Subang

Nantinya, skema pengajuan SIF ini bisa dilakukan oleh Klinik Pratama dan DPP ke bank bjb. BPJS Kesehatan akan memberikan konfirmasi data kepada bank bjb terkait nama FKTP, jangka waktu perjanjian kerja sama, dan jumlah peserta JKN yang terdaftar di FKTP tersebut. Kemudian bank bjb akan memberikan analisa kelayakan terhadap kredit produktif ini.

“Kerjasama ini merupakan wujud nyata dari komitmen bank bjb dan BPJS Kesehatan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Dengan sinergi yang kuat antara perbankan dan BPJS Kesehatan, diharapkan kualitas layanan kesehatan dapat terus ditingkatkan, memberikan manfaat maksimal bagi masyaraka,” ucap Nancy.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay
Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026
Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan
Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil
Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay
Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan
Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:44 WIB

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Berita Terbaru