Panen Bersama Komoditas Cabai Kota Cimahi Optimalkan Gertam Parti

- Jurnalis

Senin, 3 Juni 2024 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi kembali menggelar kegiatan Panen Cabai Bersama hasil dari Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen Holtikultura (Gertam Parti), di Kebun Kelompok Tani Hurip Jaya Kampung Nyalindung Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, Senin (20/05). Panen kali ini merupakan panen ke-4 semenjak pembagian bibit cabai bantuan dari Bank Indonesia, Desember 2023 lalu.

Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen Holtikultura yang dilakukan oleh 12 Kelompok Tani di Kota Cimahi ini merupakan upaya Pemerintah Daerah Kota Cimahi untuk meningkatkan produksi komoditas hortikultura khususnya tanaman cabai, mendukung peningkatan ekonomi dan daya beli masyarakat dalam upaya pengendalian inflasi di Kota Cimahi.

 “Keberhasilan panen cabai hari ini dengan memanfaatkan lahan yang ada secara swadaya oleh para petani, merupakan sebuah prestasi dan hendaknya dapat menjadi percontohan dan dapat memotivasi Petani Cimahi yang lainnya untuk terus giat melakukan pengembangan pertanian,” ungkap Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi dengan rasa bangga.

Keberhasilan budidaya cabai melalui Gertam Parti ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Cimahi dengan petani-petani dari Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani maupun juga Petani Milenial dalam upaya untuk bisa menyediakan komoditi cabai secara mandiri.

Baca Juga :  PSSI Laksanakan Pelatihan Wasit di Jeda Kompetisi Demi Tingkatkan Profesionalisme

Dicky menyebut pengembangan pertanian cabai melalui pemanfaatkan lahan pertanian yang sangat terbatas cukup sulit untuk dilakukan, “Pertanian di lahan yang sangat terbatas tidak lah semudah kita membalikkan telapak tangan, perlu keseriusan, kesungguhan serta kerja keras petani dan bersinergi dengan stakeholder lainnya termasuk Pemerintah Daerah Kota Cimahi.”

Ia juga menyebut Pemerintah Daerah Kota Cimahi terus menaruh perhatian lebih kepada para petani, bukan hanya petani cabai saja tetapi bagi seluruh petani dalam berbagai sektor pertanian, “Kami akan terus melakukan pengawalan pembangunan di sektor pertanian dalam rangka peningkatan produksi dan produktivitas khususnya komoditas cabai yang sering memicu terjadinya inflasi,” lanjut Dicky.

Dengan keberhasilan ini juga Dicky optimis dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan komoditi cabai secara mandiri, “Bibit-bibit cabai bisa kita datangkan kembali agar komoditi cabai terjaga dari sisi persediaan atau supplynya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga harganya masih bisa kita tekan di bawah harga eceran tertinggi,” tuturnya antusias.

Senada dengan Dicky, Kepala Dispangtan Kota Cimahi Tita Mariam menyatakan bahwa panen cabai Gertam Parti ini sangat membantu, baik Pemerintah Daerah Kota Cimahi, masyarakat atau pun para petani cabai.

Baca Juga :  Rumah Pompa De'Marrakesh Beroperasi, Bantu Kurangi Risiko Banjir

“Harga cabai alhamdulillah tidak mengalami kenaikan yang signifikan, berada di kisaran Rp30.000,- hingga Rp35.000,- dan dengan harga itu dibanding dengan biaya operasional masih ada kelebihan untuk untuk petani,” tuturnya.

Ia berharap dengan lahan yang terbatas tidak menyurutkan semangat para petani untuk dapat berinovasi, “Meskipun kita memiliki lahan yang terbatas tapi semoga tidak menyurutkan semangat kita berbudidaya tanaman, misalnya dengan memanfaatkan lahan-lahan yang terbatas menggunakan polybag ataupun media lainnya agar bisa bermanfaat bagi kita,” pungkasnya.

Selain Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen Holtikultura Pemkot Cimahi juga melakukan berbagai upaya stategis dalam rangka mengendalikan inflasi di Kota Cimahi, salah satunya dengan melakukan kerjasama antar daerah untuk penyediaan komoditas bawang, kerjasama dengan PT. BULOG untuk penyediaan beras melalui program Operasi Pasar Murah (OPM) Si Besti, penyediaan pangan pokok melalui Gerakan Pasar Murah, sidak pasar serta pemantauan stok pangan harian. Upaya pengendalian inflasi di Kota Cimahi tersebut sejalan dengan RPJPD Kota Cimahi Tahun 2025-2045, yang merumuskan visi Kota Cimahi, yaitu Cimahi Campernik, Kota yang Maju, Unggul dan Berkelanjutan, dengan salah satu fokusnya pembangunan ekonomi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru