Bio Farma Perkuat Komitmen Kesehatan Perempuan Indonesia melalui Kerja Sama Strategis dengan POGI

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal (kanan) Bersama Ketua Umum Pogi, Prof. Budi Wiweko (kiri) menandangani MoU (26/11)

Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal (kanan) Bersama Ketua Umum Pogi, Prof. Budi Wiweko (kiri) menandangani MoU (26/11)

Jakarta, 26 November 2025 – PT Bio Farma (Persero) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) sebagai langkah strategis dalam peningkatan kualitas kesehatan perempuan Indonesia. Kolaborasi strategis ini mencakup riset, pengembangan dan penerapan teknologi kesehatan, edukasi publik, serta perluasan informasi seputar kesehatan perempuan, khususnya terkait pencegahan kanker serviks.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, dan Ketua Umum POGI, Prof. Budi Wiweko, dalam rangkaian acara Selamatkan Perempuan Indonesia (SPRIN): Synergy in Power, Rise of Indonesian Women di Rumah POGI, Jakarta. MoU ini menjadi langkah penting dalam mendukung agenda nasional menekan angka kejadian kanker serviks melalui perluasan akses vaksinasi HPV, peningkatan cakupan skrining, serta penyediaan informasi kesehatan perempuan yang lebih komprehensif dan berbasis ilmiah.

Baca Juga :  Komisi III Soal Penembakan Siswa SMKN 4: Perlu Evaluasi Khusus Kapolrestabes Semarang

Ketua Umum POGI, Prof. Budi Wiweko, menegaskan bahwa kanker serviks masih menjadi urgensi kesehatan nasional.

“Menyelamatkan perempuan menjadi urgensi nasional, sebab ketika perempuan selamat dan sehat, bangsa pun ikut terselamatkan. Namun kenyataannya, saat ini kanker serviks masih menjadi pembunuh senyap lebih dari 20 ribu kematian setiap tahun, atau setara satu perempuan meninggal setiap 25 menit. Padahal sebagian besar kasus dapat dicegah melalui vaksinasi HPV dan skrining rutin, namun keduanya belum banyak dilakukan sehingga lebih dari 70% kasus ditemukan pada stadium lanjut,” ujarnya.

Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, menekankan bahwa kerja sama ini selaras dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional.

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Cimahi Canangkan Kelurahan Cinta Statistik

“Kolaborasi Bio Farma dan POGI merupakan langkah penting dalam memperkuat upaya pencegahan penyakit, termasuk melalui edukasi yang lebih luas mengenai vaksin dan skrining HPV. Kami berharap sinergi ini menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesehatan perempuan Indonesia.”

Kamelia menambahkan, MoU ini menjadi fondasi bagi sinergi jangka panjang antara tenaga kesehatan profesional dan industri farmasi dalam membangun ekosistem kesehatan yang semakin kuat, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup perempuan Indonesia.

Sebagai langkah awal, Bio Farma dan POGI akan mengimplementasikan program dan inisiatif strategis yang bertujuan mempercepat eliminasi kanker serviks di Indonesia. Kolaborasi ini menegaskan peran Bio Farma sebagai BUMN yang hadir untuk melindungi kesehatan masyarakat serta mendukung keberlanjutan sistem kesehatan nasional.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru