KlopakIndonesia.com – Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 3 Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi memulai Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menyambut 82 murid angkatan perdana. Sebanyak 41 murid jenjang SMP dan 41 murid jenjang SMA mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai langkah awal membangun ekosistem pendidikan terintegrasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menariknya, para murid yang diterima di SNT 3 OIKN merupakan siswa-siswi dengan rekam jejak prestasi akademik maupun nonakademik dari sekolah asalnya.
Salah satunya adalah Davina Ruth Stefany Simamora, siswi SMA SNT 3 OIKN yang sebelumnya meraih Juara 1 Lomba Menyanyi Solo Tingkat Provinsi 2025 serta menyandang gelar Putri Duta Lingkungan Hidup 2024.
Menurut Davina, berbagai penghargaan yang diraihnya bukan sekadar pencapaian, tetapi menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan rasa percaya diri dan terus mengembangkan kemampuan.
“Bagi saya, prestasi tersebut bukan hanya tentang mendapatkan penghargaan, tetapi juga menjadi pengalaman yang membuat saya lebih percaya diri dan terus ingin mengembangkan kemampuan saya,” ujarnya.
Davina mengaku mengetahui keberadaan SNT dari guru bahasa Inggris di sekolah sebelumnya. Ia kemudian memutuskan bergabung karena ingin merasakan pengalaman belajar yang berbeda, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, sekaligus mengembangkan bakat di bidang tarik suara.
Prestasi membanggakan juga dimiliki Matthew Gerald Jordan Situmorang. Selama tiga tahun terakhir, ia berhasil meraih Gold Medal pada Bali International Choir Festival (BICF) 2023, Silver Medal pada Soegijapranata International Choir Competition (SICC) 2024, serta Gold Medal pada International Bandung Choir Festival (IBCF) 2025.
Di bidang akademik, Matthew juga pernah mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2024 dan berhasil menempati peringkat keenam tingkat provinsi.
Matthew memilih SNT karena tertarik dengan kualitas layanan pendidikan, tenaga pendidik yang kompeten, serta fasilitas sekolah yang modern.
“Suatu berkat bagi saya dapat diterima di sekolah yang memiliki guru yang semuanya dapat berbahasa Inggris dan dengan sarana prasarana sekolah yang lengkap ini sangat memenuhi ekspektasi saya,” katanya.
Kepala SNT 3 OIKN, Fatimatus Zuhra, berharap sekolah yang dipimpinnya dapat menjadi rujukan pendidikan berkualitas di kawasan Ibu Kota Nusantara sekaligus menjadi contoh bagi Sekolah Nasional Terintegrasi lainnya di Indonesia.
“Saya optimistis SNT 3 OIKN akan berjalan sesuai visi dan misi Bapak Presiden serta menjadi sekolah rujukan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya maupun SNT lainnya di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan implementasi visi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia.
Menurutnya, SNT menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul melalui sistem pendidikan yang terintegrasi, modern, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.
Dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar di SNT 3 OIKN, pemerintah berharap sekolah ini mampu melahirkan generasi muda berprestasi yang siap berkontribusi bagi pembangunan Indonesia, khususnya di Ibu Kota Nusantara. (Red)


























