Misteri Satu Keluarga Tewas di Tenda Glamping Posong Temanggung, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus meninggalnya satu keluarga di kawasan glamping Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, masih menyisakan misteri dan menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.

Empat anggota keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping saat tengah berlibur di kawasan wisata alam tersebut.

Korban diketahui merupakan warga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, yakni:

  • Muhamad Ali Munawar (52)
  • Maghfirah (43)
  • Bagas Amar Hakiki (21)
  • Alvino Evan Hakim (16)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga tersebut datang ke lokasi wisata Posong pada Selasa (26/5/2026) malam untuk menikmati liburan dan menginap di area glamping.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa empat orang saksi, termasuk petugas yang menyambut dan mengantar keluarga Ali saat melakukan proses check-in sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca Juga :  Pulihkan Keberadaan Lahan Hijau : Bio Farma Ajak Karyawan Tanam 2000 Pohon

Petaka ini baru terendus keesokan harinya, Rabu (27/5/2026) sore.

Petugas wisata yang berniat mengingatkan waktu check-out mulai merasa curiga karena tidak ada respons sama sekali dari dalam tenda glamping yang ditempati keluarga tersebut.

Setelah beberapa kali dipanggil tanpa jawaban, petugas akhirnya membuka pintu tenda secara paksa. Saat itulah seluruh anggota keluarga ditemukan sudah dalam kondisi kaku di dalam tenda.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Aparat bersama tim medis kemudian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang di dalam tenda, di antaranya kompor portable, alat barbeque, serta perlengkapan memasak lainnya.

Baca Juga :  337 Pegawai Baru P3K Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Dilantik

Pjs Kasatreskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Putra, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan medis di RSUD Temanggung, para korban diperkirakan telah meninggal dunia sejak dini hari.

“Mereka ditemukan sekira pukul 15.45. Kemungkinan antara malam sampai pagi hari, atau 8 hingga 12 jam sebelumnya sudah meninggal,” ujar Iptu Komang.

Hingga kini, penyebab pasti kematian satu keluarga tersebut masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik.

Kasus yang mengguncang kawasan wisata Temanggung ini kini ditangani secara intensif oleh Polres Temanggung dengan asistensi penuh dari Polda Jawa Tengah.

Polisi juga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia
Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan
SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya
Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE, Ajak Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan
BGN Ungkap 8.182 SPPG Pernah Disuspend, Ribuan Dapur MBG Terkendala Infrastruktur dan Tata Kelola
BGN Tegaskan Tak Ada Pungutan dalam Pengajuan SPPG, Dukung Penuh Pengusutan Dugaan Penipuan MBG di Lombok Timur
Indonesia Cetak Sejarah! Tembus Final IFA7 World Championship 2026 Setelah Singkirkan Brasil

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:41 WIB

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Juni 2026 - 19:27 WIB

Wamendikdasmen Fajar Riza: Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Putus Rantai Kemiskinan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

SIM Digital Setara dengan SIM Fisik, Begini Cara Membuat dan Mengaktifkannya

Senin, 1 Juni 2026 - 11:07 WIB

Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu 58 Calon Pengantin, Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 09:22 WIB

BGN Ungkap 8.182 SPPG Pernah Disuspend, Ribuan Dapur MBG Terkendala Infrastruktur dan Tata Kelola

Berita Terbaru

NEWS

Angklung, Warisan Musik Bambu Indonesia yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026 - 19:41 WIB