Kronologi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, 14 Tewas dan 84 Luka

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Klopakindonesia.com — Kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4/2026), melibatkan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line. Insiden ini menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai puluhan lainnya.

Peristiwa bermula sekitar pukul 20.30 WIB ketika sebuah mobil dilaporkan mogok di perlintasan sebidang Bulak Kapal. Dalam waktu bersamaan, KRL yang melintas tidak sempat menghindar dan menabrak kendaraan tersebut.

Akibat tabrakan awal tersebut, perjalanan KRL terganggu. Salah satu rangkaian KRL tujuan Cikarang dilaporkan berhenti di jalur Stasiun Bekasi Timur.

Sekitar pukul 20.57 WIB, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya melintas di jalur yang sama. Kereta jarak jauh tersebut kemudian menabrak bagian belakang KRL yang tengah berhenti.

Baca Juga :  Capai Target Pajak Bumi dan Bangunan, Garut Berikan 25 Camat Penghargaan

Benturan keras tak terhindarkan. Gerbong belakang KRL mengalami kerusakan parah, termasuk gerbong khusus perempuan yang menjadi titik terparah dalam insiden tersebut. Sejumlah penumpang dilaporkan terjebak di dalam rangkaian kereta yang ringsek.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga berjam-jam. Tim gabungan dari Basarnas, PT KAI, kepolisian, dan relawan dikerahkan untuk mengevakuasi korban dari dalam gerbong yang rusak berat.

Hingga Selasa (28/4/2026), data terbaru mencatat sebanyak 14 orang meninggal dunia, sementara sekitar 84 orang lainnya mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Para korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan Jakarta.

Baca Juga :  AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas

Sebagian besar korban merupakan penumpang KRL yang berada di gerbong belakang saat tabrakan terjadi. Sementara itu, penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan relatif selamat.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada rangkaian kejadian beruntun yang diawali dari kendaraan mogok di perlintasan hingga menyebabkan gangguan perjalanan kereta.

Insiden ini menjadi perhatian serius terkait keselamatan di perlintasan sebidang serta sistem pengendalian perjalanan kereta api di jalur padat seperti Bekasi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang
Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup
Komisi III DPR Responsif Tangani Kasus Hukum, Dorong Reformasi hingga RUU Perampasan Aset
DPR Soroti Data Bansos Tak Akurat, Pekerja Rentan Bisa Kehilangan Bantuan
Prabowo: Strategi Transformasi Bangsa Fokus Angkat Jutaan Rakyat dari Kemiskinan
PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:19 WIB

Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang

Rabu, 2 September 2026 - 06:16 WIB

Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P

Rabu, 2 September 2026 - 06:10 WIB

Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup

Rabu, 2 September 2026 - 06:06 WIB

Komisi III DPR Responsif Tangani Kasus Hukum, Dorong Reformasi hingga RUU Perampasan Aset

Rabu, 2 September 2026 - 05:54 WIB

DPR Soroti Data Bansos Tak Akurat, Pekerja Rentan Bisa Kehilangan Bantuan

Berita Terbaru