Prabowo dan PM Jepang Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Energi, dan Investasi di Istana Akasaka

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokyo – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi menegaskan komitmen untuk memperkuat dan memperdalam hubungan bilateral Indonesia–Jepang dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Akasaka, Tokyo, Selasa (31/3/2026).

Komitmen tersebut disampaikan dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral yang membahas berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, energi, hingga keamanan.

Presiden Prabowo menyatakan bahwa kedua negara sepakat mendorong percepatan implementasi kerja sama yang telah terjalin, termasuk penyelesaian protokol amandemen Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

“Kami, Indonesia, akan bekerja keras untuk mempercepat ratifikasi dan implementasi dari protokol amandemen Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement. Saya berharap dalam waktu cepat ini bisa kita selesaikan,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Indonesia membuka peluang lebih luas bagi Jepang untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional. Kerja sama diarahkan pada pengembangan mineral kritis dan tanah jarang (rare earth), serta penguatan industrialisasi melalui program hilirisasi.

Baca Juga :  Amanda Soemedi Hadiri Rakernas Dewan Kerajinan Nasional Tahun 2024

Presiden juga menekankan pentingnya kolaborasi di sektor energi, termasuk pengembangan energi terbarukan dan energi nuklir sebagai bagian dari transisi menuju energi bersih.

“Kami terus mengajak Jepang untuk berpartisipasi dalam ekonomi Indonesia, termasuk dalam kerja sama mineral kritis, rare earth, serta industrialisasi melalui hilirisasi,” imbuhnya.

Dalam konteks kawasan, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya penguatan inisiatif Asia Zero Emission Community dengan melibatkan perusahaan-perusahaan Jepang yang telah beroperasi di Indonesia.

“Kami akan mendorong Asia Zero Emission Community dan mempercepat penyelesaian berbagai hambatan proyek strategis, seperti Legok Nangka dan Sarulla,” jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden menyambut positif investasi perusahaan Jepang, Inpex Corporation, dalam proyek gas abadi Blok Masela. Ia berharap proyek tersebut segera terealisasi setelah mengalami penundaan cukup panjang.

Baca Juga :  Di Malang, Wamentan Tinjau Teknologi Sexing Hingga Greenhouse Ketindan, Optimis Indonesia Capai Swasembada

Tak hanya itu, Indonesia juga mendorong penguatan kerja sama di bidang pendidikan, pariwisata, serta program pertukaran masyarakat (people-to-people).

“Kami mengundang Jepang untuk terus memperkuat kolaborasi di berbagai bidang, termasuk pendidikan, pariwisata, dan hubungan antar masyarakat,” kata Presiden.

Pertemuan ini menegaskan bahwa Indonesia dan Jepang tidak hanya memperkuat kemitraan bilateral, tetapi juga membangun strategi jangka panjang yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan, transformasi industri, serta stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Dengan arah kerja sama yang semakin jelas dan konkret, hubungan Indonesia–Jepang kini memasuki fase baru yang lebih strategis dan berdampak luas bagi kedua negara maupun kawasan.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru