Klopakindonesia.com — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Kebijakan ini berlaku karena penyaluran program difokuskan pada hari aktif kegiatan belajar mengajar.
Menurut BGN, MBG dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi siswa saat berada di sekolah, sehingga distribusinya mengikuti kalender akademik. Saat sekolah libur, baik karena libur semester, hari besar keagamaan, maupun kebijakan tertentu, maka penyaluran makanan tidak dilakukan.
Disalurkan Kembali Saat Sekolah Aktif
BGN memastikan bahwa program MBG akan kembali berjalan normal ketika kegiatan belajar mengajar dimulai kembali. Dengan demikian, siswa tetap memperoleh manfaat program secara optimal dalam mendukung konsentrasi dan kesehatan selama proses pembelajaran.
Pertimbangan Efektivitas dan Pengawasan
Penghentian sementara ini dilakukan dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya:
- Menjaga ketepatan sasaran penerima manfaat
- Memastikan kualitas dan keamanan makanan
- Memudahkan proses pengawasan distribusi
BGN menilai bahwa penyaluran saat libur berisiko tidak efektif karena siswa tidak berada di lingkungan sekolah, sehingga distribusi sulit dikontrol.
Imbauan kepada Orang Tua
BGN mengimbau para orang tua untuk tetap memperhatikan kebutuhan gizi anak selama masa libur sekolah. Asupan makanan yang seimbang tetap diperlukan agar pertumbuhan dan kesehatan anak tetap terjaga.
Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui pemenuhan gizi yang baik bagi peserta didik.


























