Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat Dorong 5.783 UPPKA Naik Kelas Lewat Transformasi Digital Berbasis AI

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama BPD Andalan Kelompok UPPKA (AKU) Jawa Barat menyelenggarakan webinar bertajuk “Transformasi Digital UPPKA melalui Pemanfaatan AI untuk Kemandirian Ekonomi Keluarga”, Selasa (10/2).

Kegiatan ini diikuti para pelaku usaha UPPKA, kader, OPD KB kabupaten/kota, serta Penyuluh KB selaku pembina UPPKA. Webinar digelar sebagai upaya mendorong peningkatan daya saing produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) melalui pemanfaatan teknologi informasi berbasis Artificial Intelligence (AI).

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat, Dadi Roswandi, dalam sambutannya menegaskan bahwa UPPKA harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang terus bergerak cepat.

Menurutnya, adopsi teknologi digital akan membantu UPPKA meningkatkan daya saing, membangun efisiensi operasional, sekaligus memperluas visibilitas usaha di tengah persaingan yang semakin ketat.

Baca Juga :  HARI PANGAN SEDUNIA DKPP Jabar Akan Diseminasi Pangan Lokal dan Kampanye Stop Boros Pangan

“Digitalisasi bisa dilakukan melalui pemanfaatan media sosial, e-commerce, website, termasuk mengikuti tren Artificial Intelligence (AI) untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan membangun branding produk,” ujarnya.

Saat ini, tercatat sebanyak 5.783 kelompok UPPKA tersebar di 5.957 desa pada 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Jenis usaha yang dijalankan beragam, mulai dari pertanian dan peternakan, perikanan, jasa dan pelayanan, kuliner, kerajinan, hingga sektor lainnya. Mayoritas atau sekitar 61 persen bergerak di bidang kuliner.

Sementara itu, Ketua BPD AKU Jawa Barat, Wiwin Pamungkas, menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan UPPKA di Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa UPPKA bukan sekadar entitas usaha seperti UMKM pada umumnya yang berorientasi pada pasar dan keuntungan, tetapi memiliki karakter khusus sebagai kelompok pemberdayaan yang berorientasi pada kesejahteraan keluarga.

Wiwin menjelaskan, AKU sebagai organisasi yang dibentuk oleh BKKBN berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan terhadap UPPKA sebagai implementasi nyata pemberdayaan ekonomi keluarga dan penguatan fungsi ekonomi dalam keluarga.

Baca Juga :  BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua Dapur SPPG, Data 62,7 Juta Penerima MBG Dievaluasi

DPD AKU Jawa Barat juga terus melakukan pendampingan, mulai dari peningkatan kapasitas, pembinaan berkelanjutan, hingga membuka akses kemitraan strategis bagi UPPKA. Salah satu peluang yang tengah dijajaki adalah keterlibatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Webinar ini turut menghadirkan narasumber Trainer AI dari Microsoft, Ramadhan Febriansyah. Dalam sesi tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis mengenai digitalisasi dan pemanfaatan AI, tetapi juga praktik langsung penggunaan AI untuk merancang strategi branding dan pemasaran produk.

Melalui transformasi digital berbasis AI, UPPKA diharapkan mampu “naik kelas”, memperluas akses pasar, serta semakin berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga di Jawa Barat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Job Fair Future Connect 2026 Bandung Buka 3.019 Lowongan Kerja, Simak Cara Daftar Lewat NEW BIMMA
Legislator DPR: Jangan Biarkan Emosi Gantikan Hukum, Soroti Aksi Main Hakim Sendiri di Bali
Puan Maharani: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak Putus Sekolah
Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM
Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026
ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas
DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:15 WIB

Job Fair Future Connect 2026 Bandung Buka 3.019 Lowongan Kerja, Simak Cara Daftar Lewat NEW BIMMA

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:26 WIB

Legislator DPR: Jangan Biarkan Emosi Gantikan Hukum, Soroti Aksi Main Hakim Sendiri di Bali

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:31 WIB

Puan Maharani: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak Putus Sekolah

Senin, 27 Juli 2026 - 17:31 WIB

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar

Berita Terbaru