KPPG Cirebon dan Kemendukbangga/BKKBN Jabar Perkuat Sinergi Distribusi MBG 3B untuk Cegah Stunting

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Cirebon sambangi kantor Perwakilan Kemendukbangga/(BKKBN) Provinsi Jawa Barat, dalam rangka audiensi penguatan sinergitas program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya melalui distribusi Makanan Bergizi (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. (3/4/2026)

Dalam pertemuan tersebut, Kepala KPPG, Yulian Septa P membahas secara komprehensif mekanisme distribusi MBG agar tepat sasaran, berkelanjutan, dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan. Kedua pihak menekankan pentingnya data sasaran yang akurat, kolaborasi lintas sektor, serta peran aktif penyuluh dan kader di lapangan dalam mendukung kelancaran penyaluran MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Baca Juga :  Dialog Hangat di Mekarmukti: Program Kemendukbangga Didorong Hadir Lebih Nyata di Garut

Beliau menyoroti peran MBG sebagai salah satu intervensi penting dalam pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak. Distribusi MBG bagi 3B diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi esensial pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sehingga dapat mendukung tumbuh kembang balita secara optimal dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Audiensi ini dilaksanakan dalam rangka memastikan prosedur dan SOP pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis bagi Ibu Menyusui, Ibu Hamil dan Balita Non Paud / MBG 3B berjalan sesuai standar strategis nasional maka diperlukan kinerja dan koordinasi lintas sektor yang baik di lini lapangan.” Ujarnya

Baca Juga :  Lima Perusahaan Pemilik Izin Usaha Tambang di Raja Ampat

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat @dadiroswandi menyampaikan peran Penyuluh KB yang ditugaskan untuk melakukan pendampingan kepada kader (TPK) ketika pembagian MBG 3B.

“Penyuluh KB juga bertugas menjembatani antara TPK dengan SPPG guna memastikan setiap sasaran 3B mendapatkan MBG”. Ungkapnya

Melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi antar dua belah pihak dapat semakin solid serta dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat agar visi besar Indonesia Emas 2045 diisi dengan masyarakat yang sehat, kuat dan berdaya saing.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru