Presiden Prabowo Hadiri Munajat Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030 di Masjid Istiqlal

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri acara “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” yang dirangkaikan dengan Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan ribu jemaah dari berbagai unsur umat Islam, organisasi keagamaan, serta tokoh masyarakat dari berbagai daerah. Presiden tiba di Masjid Istiqlal sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut para pimpinan MUI, ulama, serta lantunan selawat yang mengiringi suasana khidmat.

Kehadiran Presiden Prabowo menjadi simbol kuat dukungan negara terhadap peran strategis ulama dalam menjaga persatuan umat, ketenangan sosial, serta kehidupan kebangsaan yang harmonis dan berkeadaban.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta doa bagi para korban bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Tanah Air. Munajat dipanjatkan sebagai ikhtiar spiritual dan wujud solidaritas kemanusiaan, agar Indonesia senantiasa diberikan perlindungan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Daerah Kendalikan Inflasi

Selanjutnya, dilakukan pengukuhan Pengurus MUI Masa Khidmat 2025–2030, yang menandai dimulainya amanah baru bagi para ulama, zu’ama, dan cendekiawan Muslim untuk membimbing umat serta memperkuat kontribusi keislaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan kehormatan karena dapat hadir dalam pengukuhan pengurus MUI yang digelar di Masjid Istiqlal, masjid kebesaran umat Islam Indonesia. Presiden menegaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia memiliki peran yang sangat besar dan menentukan dalam kehidupan bangsa dan negara.

“MUI selalu menjadi pilar stabilitas, pilar ketenangan, pilar kesejukan, pilar toleransi antara seluruh umat dan seluruh agama. MUI tidak pernah tidak hadir setiap bangsa mengalami kesulitan,” ujar Presiden.

Presiden juga menyoroti kiprah MUI dalam merespons berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan provinsi lainnya, sejak hari-hari pertama musibah terjadi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Nusron Wahid menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menghadirkan ketenangan jiwa di tengah dinamika kehidupan bangsa.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Pengesahan RUU Pilkada Ditunda

“Bangsa ini sedang menghadapi berbagai ujian, mulai dari banjir bandang, tanah longsor, hingga bencana lainnya yang menimpa saudara-saudara kita, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ungkap Nusron.

Acara di Masjid Istiqlal tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara negara dan ulama dalam merawat persatuan, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi Indonesia.

Turut mendampingi Presiden Prabowo antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, serta Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar.

Acara juga dihadiri Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, jajaran Kabinet Merah Putih, sejumlah duta besar negara sahabat, serta para ulama dan tokoh Islam dari berbagai daerah.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen
Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia
Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WIB

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:01 WIB

Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:35 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:46 WIB

Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Berita Terbaru