Menhan Sjafrie Tekankan Nasionalisme Wartawan saat Retret PWI di Bogor

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Biro Humas dan Infohan Setjen Kemhan)

(Biro Humas dan Infohan Setjen Kemhan)

Bogor – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan pembekalan dan penguatan semangat nasionalisme kepada peserta Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang digelar di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

Setibanya di lokasi, Menhan terlebih dahulu menerima paparan dari Kepala Pusat Kompetensi Bela Negara Brigjen TNI Ferry Trisnaputra. Paparan tersebut meliputi gambaran tata letak kawasan Pusat Kompetensi Bela Negara, laporan pelaksanaan pelatihan yang sedang dan akan berlangsung, serta rencana pembangunan sarana dan prasarana latihan dasar militer bagi Komponen Cadangan (Komcad).

Selanjutnya, Menhan memberikan pembekalan kepada peserta Retret PWI yang memasuki hari ketiga kegiatan. Dalam arahannya, Menhan menekankan pentingnya nilai nasionalisme dan patriotisme sebagai fondasi utama dalam upaya bela negara. Menhan mengaku secara khusus meluangkan waktu untuk hadir sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan komitmen para jurnalis yang mengikuti retret tersebut.

Baca Juga :  BKKBN Jabar Beri Trauma Healing untuk Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Menhan Sjafrie menegaskan bahwa bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 30 Undang-Undang Dasar 1945. Menurutnya, negara harus mampu mempertahankan diri dari berbagai ancaman, baik militer maupun nonmiliter, fisik maupun nonfisik, yang semakin kompleks seiring derasnya arus informasi dan dinamika global.

Dalam konteks tersebut, Menhan menilai insan pers memiliki peran strategis sebagai penjuru dalam perang opini yang tengah dihadapi bangsa. Wartawan dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan informasi agar mampu membaca potensi ancaman sejak dini serta menyiapkan langkah antisipasi yang berpijak pada kepentingan nasional.

“Sebagai insan pers sangat diharapkan selalu update terhadap perkembangan yang ada. Kita tidak boleh ketinggalan informasi, kita harus memiliki antisipasi yang tujuannya menjaga kepentingan nasional,” ujar Menhan.

Menhan juga menekankan pentingnya disiplin sebagai penopang utama semangat bela negara. Di era transformasi digital, tantangan yang dihadapi insan pers tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga penguatan nasionalisme kebangsaan.

Baca Juga :  Pakai Kalung Logam Seberat 9 Kg, Seorang Pria Tewas tersedot Mesin MRI

“Tantangan yang dihadapi bapak dan ibu sekalian adalah tantangan digitalisasi dan tantangan nasionalisme kebangsaan. Oleh karena itu, diperlukan barisan yang kuat untuk menghadapinya,” tambah Menhan.

Menutup arahannya, Menhan berharap PWI mampu menjaga keberanian dan konsistensi dalam mengawal kedaulatan negara di tengah menguatnya dinamika perang opini.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama Menteri Pertahanan dan para peserta Retret PWI dalam suasana kekeluargaan.

Turut mendampingi Menhan dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Kepala Badan Logistik Kemhan, Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan, serta Kepala Biro Tata Usaha dan Protokol Setjen Kemhan.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo: Strategi Transformasi Bangsa Fokus Angkat Jutaan Rakyat dari Kemiskinan
PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS
Harga Emas Naik, Kemendag Tetapkan HPE US$142.154 per Kilogram
KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau
Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026
Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:24 WIB

Prabowo: Strategi Transformasi Bangsa Fokus Angkat Jutaan Rakyat dari Kemiskinan

Selasa, 1 September 2026 - 21:01 WIB

PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS

Selasa, 1 September 2026 - 20:23 WIB

Harga Emas Naik, Kemendag Tetapkan HPE US$142.154 per Kilogram

Selasa, 1 September 2026 - 16:30 WIB

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau

Berita Terbaru