Pembongkaran Jogging Track Ilegal di Situ Tujuh Muara Depok, Warga Diminta Patuhi Aturan

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembongkaran Jogging Track Ilegal di Situ Tujuh Depok. (Foto:Humas Kota Depok)

Pembongkaran Jogging Track Ilegal di Situ Tujuh Depok. (Foto:Humas Kota Depok)

Pemerintah Kota Depok bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) melakukan pembongkaran terhadap bangunan jogging track ilegal yang berdiri di atas badan air Situ Tujuh Muara, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Situ Tujuh Muara adalah danau atau situ yang berfungsi sebagai kawasan resapan air dan ruang terbuka publik, sekaligus menjadi salah satu ikon lingkungan di Depok yang penting untuk pengendalian banjir dan ekosistem setempat. Lokasinya berada di Jalan Situ Tujuh Muara, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, dengan akses yang dapat ditempuh dari pusat Kota Depok sekitar 20–25 menit perjalanan.

Baca Juga :  Mendikdasmen Dukung Perlindungan Anak di Ruang Digital

Pembongkaran dilakukan karena bangunan tersebut tidak memiliki izin resmi dan dinilai melanggar ketentuan tata ruang serta garis sempadan kawasan perairan. Bangunan berupa lintasan lari (jogging track) dan struktur beton yang sebelumnya didirikan di atas Situ Tujuh Muara ditemukan tanpa izin dari pihak berwenang. Sebelum penertiban, instansi terkait telah mengirimkan surat teguran pertama dan kedua kepada pihak pengembang, namun tidak mendapatkan respons untuk menghentikan atau membongkar sendiri konstruksi yang dimaksud.

Wali Kota Depok, H. Supian Suri, memimpin langsung proses pembongkaran pada Minggu, 25 Januari 2026, sebagai bentuk tindak lanjut koordinasi antara Pemkot Depok, Pemprov Jawa Barat, dan BBWSCC untuk menjaga fungsi dan kelestarian Situ Tujuh Muara. Langkah ini sekaligus merupakan upaya penegakan aturan serta pengembalian aset lingkungan ke kondisi semula tanpa adanya bangunan yang melanggar.

Baca Juga :  Kabupaten Bandung Patut Berbangga Karena Duo Srikandinya Raih Penghargaan Prestisius Bangga Kencana 2024

Proses pembongkaran melibatkan penggunaan alat berat dan dilakukan secara bertahap untuk memastikan keselamatan dan kelancaran pekerjaan. Keberadaan jogging track ilegal tersebut sebelumnya mendapat sorotan publik karena mengganggu fungsi kawasan perairan yang penting sebagai kawasan resapan air serta ruang terbuka publik.

Dengan dibongkarnya bangunan tanpa izin ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan tata ruang, melindungi lingkungan, serta menjaga aset publik demi kepentingan masyarakat luas.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga pada Idul Adha 1447 H
Kemendikdasmen Perkuat Program Relawan Pendidikan 2026 untuk Tangani Anak Tidak Sekolah
Mendag Budi Santoso Serap Aspirasi Penjual dan Marketplace di Kemendag
Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titipan di Sekolah Maung Jabar 2026
Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:14 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga pada Idul Adha 1447 H

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:57 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Program Relawan Pendidikan 2026 untuk Tangani Anak Tidak Sekolah

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:09 WIB

Mendag Budi Santoso Serap Aspirasi Penjual dan Marketplace di Kemendag

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:44 WIB

Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titipan di Sekolah Maung Jabar 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WIB

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

Berita Terbaru